Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Cek Kondensor Platina Mobil: Fungsi dan Cara Kerja

Begini cara cek kondensor platina mobil pastinya merupakan hal yang sewajarnya diketahui oleh setiap pemilik kendaraan agar bisa memastikan komponen tersebut tidak rusak saat akan dikendarai.

Pada pengapian mesin kendaraan, kondensor platina mobil ini merupakan bagian yang cukup penting. Bentuk dari komponen elektronika ini memiliki silinder kecil di dalamnya serta terdiri dari beberapa kertas timah yang digulung ketat.

Kondensor ini mempunyai beberapa lapisan didalamnya supaya dapat melakukan beberapa kinerja dengan optimal pada sistem pengapian.

Cara Cek Kondensor Platina Mobil: Fungsi dan Cara Kerja

Kemudian setiap kumpulan gulungan itu akan dihubungkan dengan satu kawat dan membentuk kutub negatif serta positif dan akan membantu kondensor untuk bekerja dengan maksimal.

Sehingga, apabila mobil kamu mendadak mogok, mati dan tidak dapat menyala maka ini adalah salah satu tanda bahwa kondensor platina mobil milikmu kemungkinan mengalami kerusakan.

Pastinya hal ini dapat ditentukan apabila pemilik kendaraan mengetahui cara cek kondensor platina mobil. Inilah alasan kenapa sobat harus simak fungsi dan cara cek kondensor platina mobil pada artikel ini!

Cara cek kondensor platina mobil

Platina merupakan salah satu bagian dari sistem pengapian di dalam mobil yang memiliki fungsi penting untuk menghubungkan serta memutus arus listrik yang mengarah pada kumparan primer di koil pengapian.

Platina adalah komponen yang terdapat pada sistem pengapian yang fungsinya merupakan untuk memutuskan dan menghubungkan arus listrik yang menuju kumparan primer pada koil pengapian.

Sehingga, apabila mengalami kerusakan tentu komponen ini tidak akan mampu untuk menghasilkan tegangan tinggi yang dibutuhkan busi dalam bentuk percikan api.

Kerapkali, kondensor platina mobil didapati pada sistem pengapian mobil konvensional dengan kemampuan tegangan tinggi yang dihasilkan pada kumparan sekunder mencapai 10 KV atau bahkan lebih.

Apabila mobil tiba-tiba mengalami mogok maka sobat perlu untuk melakukan pengecekan pada bagian kondensor platina mobil tersebut. 

Berikut merupakan beberapa cara cek kondensor platina mobil yang dapat dilakukan dengan mudah oleh setiap pemilik kendaraan dalam rangka memastikan kondisi dari komponen mesin tersebut, diantaranya adalah:

1. Periksa kondisi keseluruhan mobil terlebih dahulu

Cara cek kondensor platina mobil yang pertama adalah melakukan pengecekan terhadap beberapa bagian pada komponen kendaraan lainnya terlebih dahulu seperti kondisi aki dan juga kebersihan platina serta distributor disekitarnya.

Selain itu, penting untuk memastikan bahwa tidak ada benjolan disekitar platina agar mobil dapat dikendarai dengan nyaman. Sebab, platina harus diganti segera sekaligus dengan kondensornya saat mulai muncul gangguan seperti benjolan.

2. Putar poros engkol

Selanjutnya, kamu perlu untuk memutar crankshaft atau puli poros engkol searah dengan jarum jam hingga titik dari komponen mesin yang satu ini mencapai nol derajat atau sudah dalam kondisi Top1.
Lalu, kendurkan bagian baut pada platina untuk melakukan penyetelan celah menggunakan obeng minus.

3. Pastikan celah platina tepat

Lalu, cara cek kondensor platina mobil yang ketiga adalah dengan mengukur celah platina secara teliti dengan ukuran standar sekitar 0,45 mm. Setelah itu, kamu dapat melakukan penyetelan platina dengan obeng minus lagi. Cari tonjolan atau coak yang tepat dengan menggunakan obeng minus.

4. Periksa kembali celah platina

Selepas dilaksanakan penyetelan yang tepat, kamu dapat melakukan cek kembali untuk memastikan ukurannya sudah sesuai atau belum.

Kemudian pasang tutup distributor kembali dan mulai nyalakan mesin. Kamu bisa mencoba dengan menggerakkan baut di distributor blok mesin secara pelan ke kanan dan ke kiri sesuai dengan putaran mesin.

Namun apabila kamu sudah mendengar dengan jelas putaran mesin yang cukup tinggi maka kamu sudah dapat berhenti dan proses cek kondensor platina mobil sudah selesai dilakukan.

Perhatian:
Cara Cek Kondensor Platina Mobil: Fungsi dan Cara Kerja
Kondensor yang baru saja diputuskan dari rangkaian kelistrikan masih menyimpan sisa muatan listrik. Sehingga langkah pembuangan muatan sisa energi listrik perlu dilakukan agar tidak membei kejutan listrik kepada alat ukur.

Posisi Selektor Tanda panah

Akan tetapi, kalau kamu mengecek kondensor platina mobil menggunakan multimeter, maka ada beberapa hal yang harus dilakukan seperti:
  1. Putar selektor multimeter pada posisi pengukuran kapasitor lihat gambar posisi saklar multimeter dan hubungkan kabel hitam pada terminal positif kondensator sedangkan kabel merah pada bagian terminal negatif kondensor.
  2. Kemudian perhatikan gerak jarumnya, kalau jarum bergerak ke kanan dan kembali ke kiri berarti kondensor masih dalam keadaan yang optimal. tetapi kalau jarum bergerak ke kanan lalu berhenti, maka ada kebocoran pada bagian kondensor tersebut.
  3. Malahan, bila jarum tidak bergerak sama sekali, maka kondensor berarti rusak dan perlu diganti dengan yang baru.

Pembacaan hasil pengukuran

Fungsi kondensor platina

Fungsi kondensor platina ini sebenarnya cukup kompleks dan beragam. Dimana, kondensor pada sistem pengapian platina memiliki fungsi sebagai komponen untuk mencegah adanya percikan loncatan api di dalam platina.

Kerapkali, percikan di dalam platina ini dapat membuat adanya kontak dengan bagian point sehingga adanya kondensor pada sistem pengapian platina memiliki fungsi penting agar mencegah platina cepat rusak sehingga mobil dapat terus memiliki kinerja yang optimal.

Terdapat juga yang lain fungsi kondensor platina yaitu menjadi wadah untuk melakukan penyerapan percikan api yang terjadi pada breaker point platina.

Ketika terjadi percikan api ini hanya akan timbul bila platina mulai membuka di bagian mesin mobil. Namun tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan tegangan yang ada pada kumparan sekunder.

Bagian-bagian di dalam kondensor platina

Kondensor platina mobil mempunyai beberapa jenis bagian di dalamnya yang berkolaborasi aktif untuk membantu mesin mobil dalam kondisi yang optimal. Dimana platina sendiri menjadi bagian penting untuk menghubungkan dan memutus kontak arus listrik pada sistem pengapian mobil konvensional.

Hal ini tentu akan menyebabkan induksi listrik untuk membentuk tenganan tinggi di bagian kumparan sekunder pengapian sehingga harus terus di cek secara berkala agar menghindari terjadinya resiko yang tidak diinginkan. 

Sebab itulah penting untuk mengetahui beberapa bagian penting di dalam platina mobil. Secara umum, berikut adalah beberapa bagian pendiri platina antara lain adalah:

Langkah dalam menyetel bagian celah platina supaya tepat:
  • Kabel minus koil.
  • Sekrup pengikat.
  • Tumit ebonit.
  • Kontak tetap dan lepas.
  • Nok distributor.
  • Pegas dan lengan kontak pemutus.
Tentu setiap bagian dari platina ini memiliki peranannya masing-masing dan turut berkolaborasi satu sama lain untuk menghasilkan kinerja terbaik dalam membantu menggerakan mesin mobil saat berkendara.

Cara cek kondensor platina mobil merupakan hal yang harusnya diketahui oleh setiap pemilik kendaraan untuk memastikan komponen tersebut tidak rusak saat akan dikendarai. 

Sebab, platina mobil memiliki fungsi yang sangat spesifik dan penting yaitu untuk  menghubungkan serta memutus arus listrik yang mengarah pada kumparan primer di koil pengapian.

Karena itulah, adanya kondensor pada sistem pengapian platina memiliki fungsi penting agar mencegah platina cepat rusak sehingga mobil dapat terus bekerja yang optimal.

Cara Kerja Kondensor

Adapun loncatan bunga api ini tujuannya adalah untuk membantu menaikkan tegangan pada coil sekunder, dan membantu membuat platina menjadi tahan lama. Lantas bagaimana cara kondensor menaikkan tegangan pada coil sekunder?

Ketika arus primer akan mengalir ke bagian kumparan primer. Jika arus primer tesebut terputus secara tiba-tiba, kejadian tersebut akan menghasilkan tegangan tinggi sekitar 500 volt pada bagian kumparan primer dan menghasilkan daya sebesar 10.000 volt pada kumparan sekunder yang terdapat pada bagian ignition coil nya.

Listrik hasil induksi tersebut dapat mengakibatkan arus tetap mengalir dalam bentuk percikan bunga api pada bagian breaker point. Selain itu, gerakan pemutusan platina yang relatif lebih lambat juga menjadi penyebabnya, apabila dibandingkan dengan gerakan dari aliran listriknya.

Pemutusan arus primer harus lebih cepat dilakukan agar tegangan yang dibangkitkan pada kumparan sekunder menjadi lebih maksimal. Saat arus primer mengalir maka akan terjadi hambatan pada arus tersebut, hal ini diakibatkan oleh induksi diri yang terjadi pada waktu arus mengalir di suatu kumparan.

Pemutusan secara tiba–tiba juga menjadi penyebab naiknya tegangan tinggi kurang lebih sekitar 500 Volt pada kumparan primer dengan besaran 10.000 Volt atau lebih pada bagian kumparan sekundernya. Proses induksi diri ini juga bisa terjadi pada waktu arus primer sedang diputuskan oleh platina yang sedang terbuka.

Berdasarkan penjelasan di atas, kita semakin mengerti pentingnya fungsi kondensor pada mobil Anda. Dengan adanya kondensor, loncatan bunga api pada platina akan teredam sehingga suhu di dalam mobil tidak panas dan Anda akan semakin nyaman mengendarai mobil Anda.

Rawat kondensor dengan baik dan lakukan pengecekan secara berkala untuk mencegah kerusakaan yang tidak diinginkan dan membahayakan Anda. Selalu ingat untuk melakukan pemeriksaan secara berkala untuk memastikan kondisi kendaraan aman saat akan dikendarai.

Diatas merupakan cara kerja kondensor serta terkait cara cek kondensor platina pada sistem pengapian mobil. Semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuan.
close