Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Menganalisis Permasalahan Cara Perilaku Budaya Hidup Sehat Dalam Kehidupan Sehari-hari

Mapel PJOK materi menganalisis permasalahan cara perilaku budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari. Perubahan kemajuan zaman bisa berdampak pada perubahan teknologi yang digunakan mayarakat untuk menunjang kebutuhan hidupnya sendiri.

Menganalisis Permasalahan Cara Perilaku Budaya Hidup Sehat Dalam Kehidupan Sehari-hari
Peta Konsep Budaya Hidup Sehat

Perubahan-perubahan tersebut berdampak pula pada pola kehidupan masyarakat, yang mampu mengubah aktivitas jasmani manusia sehingga lebih banyak waktu luang.

Budaya Hidup Sehat

Hal tersebut mengakibatkan kegiatan masyarakat lebih berkurang dan memengaruhi kesehatan. Jika terus berlangsung hal ini dapat merusak kesehatan. Pada bab ini Anda akan mempelajari bagaimana memanfaatkan waktu luang tersebut dengan pola hidup sehat.

Apakah pokok pembelajaran Anda pada bab Budaya Hidup Sehat ini?
A. Memanfaatkan waktu luang
B. Pola hidup sehat

A. Memanfaatkan Waktu Luang

Tujuan pembelajaran pada pembelajaran ini, Anda diharapkan mampu mempraktikkan pengetahuan perkembangan jasmani. Pada pembukaan tadi telah dijelaskan bahwa pada era globalisasi seperti sekarang, masyarakat terbiasa hidup dengan teknologi yang serba canggih dan serba modern.

Dengan perubahan zaman yang berdampak pada perubahan teknologi, semakin memungkinkan masyarakat lebih banyak memiliki waktu luang. Banyaknya waktu luang tersebut, aktivitas fisik kita semakin berkurang pula karena jika kita tidak memanfaatkan waktu luang tersebut dengan berolahraga maka kebugaran jasmani kita semakin menurun. Karena itu, kita harus memanfaatkan waktu luang tersebut dengan berolahraga.

1. Perkembangan Jasmani

Sejak lahir, jasmani seseorang telah tumbuh berkembang. Baik dalam bentuk dan ukuran badan, maupun daya kerjanya. Perkembangan ini berjalan terus sampai menjadi dewasa (sekitar umur 25 tahun). Akan tetapi, perkembangan jiwa seseorang, di antaranya perkembangan kecerdasan, tidak berhenti dalam umur 25 tahun, mungkin masih dapat berlangsung terus sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Pertumbuhan jasmani dan kecerdaan seseorang dipengaruhi beberapa faktor atau keadaan, seperti berikut.

a. Faktor Keturunan

Apabila orang tuanya besar mungkin sekali anak-anaknya juga besar. Kalau orang tuanya tinggi, anaknya juga tinggi. Kalau orang  tuanya pandai, anaknya juga cerdas. Walaupun menurut hukum keturunan (hukum genetika), tidak selalu dapat demikian halnya.

b. Faktor Pembawaan

Perkembangan seseorang, sudah ditentukan selama di dalam kandungan. Misalnya anak-anak yang lahir dengan kelainan-kelainan pada bagian tubuhnya, seperti busung kepala atau hydrocephalus, bibir sumbing, langit-langit yang terbelah, perkembangan jaringan otak yang tidak sempurna, dan macam-macam cacat jasmani lainnya.
Menganalisis Permasalahan Cara Perilaku Budaya Hidup Sehat Dalam Kehidupan Sehari-hari
Gambar 19.1 Perkembangan anak dari kecil menjadi besar

c. Faktor Luar

Faktor luar ini penting sekali diperhatikan. Jika faktor keturunan dan pembawaan manusia tidak dapat berbuat banyak, pada hakikatnya dapat mengendalikan faktor luar yang sangat berpengaruh bagi perkembangan jasmaninya. Faktor luar yang perlu mendapatkan perhatian adalah sebagai berikut.

1) Keadaan Gizi.

Kualitas gizi manusia sejak di dalam kandungan dan pada masamasa pertumbuhan selanjutnya mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap perkembangan jasmani dan kecerdasan. Para ahli berpendapat bahwa kekurangan protein atau zat putih telur pada waktu anak-anak dapat mengakibatkan pertumbuhan kecerdasan terhambat/terganggu.

2) Gangguan Kesehatan

Anak-anak yang terserang sakit sudah tentu akan terganggu pula pertumbuhan badannya. Terlebih penyakit yang menahun.

3) Rangsangan

Dengan latihan-latihan atau berolahraga akan dirangsang untuk tumbuh menjadi lebih kuat dan sehat. Orang-orang yang kurang gerak jasmaninya akan menjadi lemah dan tidak tahan menghadapi serangan berbagai penyakit.


Tabel 1
Hubungan Antara Umur, Berat Badan, dan Tinggi Badan (untuk Anak di Indonesia)

USIA Berat badan rata-rata (dalam kilogram) Batas bawah (dalam kilogram) Batas atas (dalam kilogram)
bayi baru lahir cukup bulan 3,5 2,75 4,25
3 bulan 6,6 (laki-laki) (perempuan) 5,1 (laki-laki)
4,8 (perempuan)
7,75 (laki-laki)
7 (perempuan)
6 bulan 8,6 (laki-laki)
8 (perempuan)
7,25 (laki-laki)
6,6 (perempuan)
10 (laki-laki)
9,25 (perempuan)
9 bulan 10,1 (laki-laki)
9,5 (perempuan)
8,85 (laki-laki)
7,5 (perempuan)
11,5 (laki-laki)
10,75 (perempuan)
12 bulan 11,25 (laki-laki)
10,5 (perempuan
9,85 (laki-laki)
9 (perempuan)
12,75 (laki-laki)
12 (perempuan)
18 bulan 12,6 (laki-laki)
12 (perempuan
11 (laki-laki)
10,75 (perempuan)
14,5 (laki-laki)
13,5 (perempuan)
2 tahun 13,85 (laki-laki)
13,25 (perempuan)
12 (laki-laki)
11,25 (perempuan)
15,75 (laki-laki)
15 (perempuan)
4 tahun 18,5 (laki-laki)
17,5 (perempuan)
15,5 (laki-laki)
15 (perempuan)
21,5 (laki-laki)
20,85 (perempuan)
6 tahun 22,5 (laki-laki)
22 (perempuan)
19 (laki-laki)
18,5 (perempuan)
26,5 (laki-laki)
26,5 (perempuan)
8 tahun 27,5 (laki-laki)
27,5 (perempuan)
24 (laki-laki
)22,5 (perempuan)
34 (laki-laki)
35 (perempuan)
10 tahun 34 (laki-laki)
35,5 (perempuan)
28 (laki-laki)
28,5 (perempuan)
45 (laki-laki)
49 (perempuan
12 tahun 44 (laki-laki)
46 (perempuan)
35 (laki-laki)
36 (perempuan)
56 (laki-laki)
61,5 (perempuan)
14 tahun 56 (laki-laki)
55 (perempuan)
45 (laki-laki)
45 (perempuan)
72,5 (laki-laki)
72,5 (perempuan)
16 tahun 68 (laki-laki)
61,5 (perempuan)
56 (laki-laki)
50 (perempuan)
86 (laki-laki)
79 (perempuan)
18 tahun 76 (laki-laki)
62 (perempuan)
63,5 (laki-laki)
52,5 (perempuan)
97,5 (laki-laki)
80 (perempuan)

2. Faktor-faktor yang Memengaruhi Perkembangan Anak Remaja

Pertumbuhan dan perkembangan memengaruhi dan dipengaruhi (interaction) dengan keputusan-keputusan yang diambilnya setiap saat, sehingga merupakan suatu proses yang dinamis. Memang ada beberapa tahap (stadium) tertentu di dalam proses pertumbuhan dan perkembangan, tetapi setiap orang yang tumbuh dan berkembang dipengaruhi oleh faktorfaktor keturunan, lingkungan, dan pengalaman-pengalaman pribadi.

a. Perkembangan Jasmani

Perkembangan jasmani seseorang ditunjukkan dengan ciri-ciri sebagai berikut.
  1. Fungsi organ-organ endoktrin telah mencapai kesempurnaan.
  2. Penambahan jaringan lemak di bawah kulit (subkutan) lebih banyak pada wanita daripada laki-laki.
  3. Jaringan otot-otot pada anak laki-laki lebih berkembang daripada jaringan otot pada anak perempuan.
Menganalisis Permasalahan Cara Perilaku Budaya Hidup Sehat Dalam Kehidupan Sehari-hari
Gambar 19.2 Perbandingan jaringan otot anak laki-laki dan perempuan

b. Perkembangan Jiwa, Emosi, Sosial, dan Intelektual

Hal tersebut di atas ditandai dengan:
  • faktor yang penting ialah perhatian terhadap seks yang memengaruhi hubungan dengan kawan dari jenis kelamin yang lain,
  • pemikiran sudah kritis, juga terhadap kewibawaan orang tuanya,
  • emosi yang belum mencapai suatu stabilisasi tertentu dan perlu adanya simpati dan nasihat-nasihat,
  • mulai memisahkan diri dari orang tua dan mencari pergaulan dengan teman-teman sebayanya,
  • ada aktivitas dan eksperimental sosial,
  • melalui proses identifikasi dan imitasi, dibangkitkan dan dikembangkan cita-cita muluk dan aspirasi-aspirasi yang tinggi dan perlu adanya “identification figure” yang baik.

c. Kebutuhan (Requirements)

  • Diperlukan adanya pengertian dari orang tua dan keluarga tentang proses pengembangan dan sifat-sifat tertentu pada anak masa peralihan yang sulit bagi kedua belah pihak, orang tua maupun anak.
  • Perlu penanggapan secara perorangan, jangan disamaratakan pada semua anak, tanpa mengabaikan faktor-faktor di luar diri mereka.
  • Perlu bantuan dalam meringankan setiap tekanan (stress) baik fisik maupun mental.
  • Diberikan pendidikan tentang kesehatan seks yang diatur dan diselenggarakan secara bijaksana, termasuk pengetahuan biologis dari fungsi alat kelamin.

d. Faktor-Faktor yang Memengaruhi

  • Kurang pengertian, pengetahuan serta perhatian tentang kesehatan, dapat menimbulkan bermacam-macam penyakit, cedera akibat kecelakaan, anemia, penyakit kulit, TBC, kekurangn gizi, obesitas, problem-problem psikologis, problem-problem seks dan lain-lain.
  • Adaptasi sosial yang tidak berhasil menimbulkan bermacammacam tingkah laku dan perbuatan yang tidak baik, konflik dan cara-cara kehidupan yang tidak harmonis dalam keluarga yang lambat laun dapat menimbulkan gangguan mental dan lain-lain, neurosis dan psikosis, narkotika dan lain-lain.
  • Kehidupan spritual yang baru berkembang dapat berubah-ubah menurut situasi, kondisi, dan waktu serta dapat menimbulkan penyelewengan atau tindakan ekstrim.

e. Usaha-Usaha yang Perlu Dikerjakan untuk Memenuhi Kebutuhan

  1. Pendidikan kesehatan termasuk di dalamnya tentang perkawinan dan kehidupan keluarga.
  2. Pemeliharaan kesehatan badan, termasuk pencegahan penyakit.
  3. Bimbingan dalam belajar dan aktivitas ekstrakurikuler.
  4. Pendidikan keterampilan (vocational training).
  5. Usaha bimbingan dan nasihat bagi pelajar.
  6. Olahraga kesehatan.
  7. Pendidikan tentang bahaya-bahaya lingkungan.

3. Pemanfaatan Waktu Luang untuk Kesehatan

Berikut ini adalah beberapa cara yang dapat dilakukan oleh seseorang guna memanfaatkan waktu luang mereka untuk menjaga kesehatan jasmani dan rohani.

a. Gerak Badan

Men sana in corpore sano artinya “pikiran yang sehat terdapat dalam badan yang sehat”. Salah satu cara untuk menunjang tercapainya pepatah tersebut adalah dengan berolahraga. Gerak badan yang tepat untuk seseorang dan teratur berguna untuk kesegaran jasmani dan kesehatan tubuh

Menganalisis Permasalahan Cara Perilaku Budaya Hidup Sehat Dalam Kehidupan Sehari-hari
Gambar 19.3 Olahraga sebagai sarana kesehatan dan rekreasi

Untuk orang yang bekerja berat dengan pikiran, dan sedikit meng gerakkan tubuhnya akan mendapat gangguan penyakit tertentu. Seharusnya orang tersebut melakukan olahraga di waktu senggangnya.

Akibat-akibat berolahraga terhadap tubuh antara lain sebagai berikut.
  1. Otot-otot tubuh menjadi baik dan serasi serta ada kelenturan menjadi baik.
  2. Pertumbuhan dan perkembangan bagian-bagian badan yang harmonis.
  3. Memperbaiki otot-otot usus sehingga gerakan peristaltik usus teratur dan baik, serta menghilangkan sembelit.
  4. Memperbaiki sirkulasi darah (peredaran darah).
  5. Pernapasan dalam dan cepat sehingga paru menjadi sehat dan dapat melakukan fungsinya dengan baik.
  6. Pembakaran hidrat arang dan lemak berlangsung dengan baik sehingga nafsu makan menjadi baik dan pengeluaran kotoran sempurna.
  7. Sebagai variasi serta rekreasi yang akibatnya secara tidak langsung tercermin dalam air muka yang cerah dan banyak senyum.

Sumber: _images.google.co.
Gambar 19.3 Olahraga sebagai sarana kesehatan dan rekreasi.

b. Rekreasi

Rekreasi atau "recreation" berarti kesukaan atau kesenangan. Pengertian lain adalah menciptakan kembali, atau mengembalikan sesuatu yang keluar atau hilang. Banyak macam olahraga yang dijadikan rekreasi, misalnya: berburu, memancing dan sebagainya. Banyak juga berbagai macam kegiatan yang dijadikan rekreasi, misalnya: darmawisata ke taman margasatwa, museum, desa yang tenteram, dan istirahat di gunung. Kegiatan-kegiatan itu dimaksudkan untuk mengembali kan energi yang hilang ataupun menyegarkan pikiran dan penjernihan perasaan yang kalut. Hubungannya dengan kesehatan pribadi ialah akan didapatkannya kesegaran jasmani maupun kesehatan mental kembali sehingga dapat mengerjakan pekerjaan (tugas) seharihari dengan tenaga baru dan pikiran yang jernih.

c. Istirahat

Istirahat tidak hanya mengurangi aktivitas otot, tetapi juga meringankan ketegangan pikiran, dan menenteramkan rohani. Istirahat dapat dipenuhi dengan macam-macam cara, misalnya: mendengarkan radio, menonton televisi, ngobrol bersama teman, tidur-tiduran, melihat perlombaan, membaca buku bacaan, majalah, dan sebagainya.
Istrahat

1) Manfaat

Bagi kesehatan seseorang, istirahat memiliki peranan penting. Di antaranya adalah sebagai berikut.
  • Melepaskan lelah.
  • Memberi kesempatan kepada tubuh untuk membentuk kekuatan baru, sebab pada waktu istirahat, sel-sel dalam tubuh mengisap zat-zat makanan yangada dalam darah untuk membina kekuatan kembali.
  • Membina kesegaran dan kekuatan.
  • Memperpanjang umur sel-sel tubuh.

2) Waktu dan lamanya istirahat

Adapun waktu yang digunakan manusia untuk beristirahat, berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan masing-masing di antaranya adalah seperti di bawah ini.
  • Di antara jam kerja atau belajar (pagi hari lebih kurang jam 10.00 waktu istirahat, sebanyak 10 – 16 menit.
  • Siang hari, waktu istirahat 15 – 20 menit sebelum makan siang dan sesudah makan 30 – 60 menit.
  • Sore hari, sebelum makan 60 menit, sesudah makan 60 menit.
  • Malam hari, sebelum tidur 60 menit.
Akibat yang dapat ditimbulkan karena kurang istirahat di antaranya adalah kelelahan, sukar tidur, mudah terkena penyakit, sukar buang air besar, nyeri otot, dan gangguan kelenjar-kelenjar tubuh.

d. Tidur

Tidur sebaiknya dilakukan pada malam hari selama 6 jam. Tidur adalah cara yang paling baik untuk mendapatkan istirahat. Sebetulnya istirahat yang sempurna tidak akan didapat, bahkan ketika tidur pun sesungguhnya tubuh kita tidak beristirahat.

Apabila kurang tidur, kesehatan tubuh kita dapat terganggu. Hanya sedikit orang yang dapat hidup dengan tidur yang kurang. Akibat kurang tidur, pada tubuh akan sangat terasa dan lama kelamaan akan semakin terasa. Gejala-gejala umum dari kurang tidur antara lain: kelopak mata sayu, pucat, wajah muram dan juga pucat, badan lemah, kurang kegairahan bekerja, malas, dan lain sebagainya.
Tidur

1) Usaha-usaha agar dapat tidur dengan baik

Berikut ini adalah beberapa cara yang ditempuh seseorang agar dapat tidur dengan baik.
  • Tidur dalam satu kamar yang tidak terlalu sesak dengan barang-barang.
  • Keadaan dalam kamar tidur haruslah rapi dan bersih, demikian pula alat yang dipakai untuk tidur.
  • Perasaan yang tenang dengan berusaha menghilangkan gangguan pikiran dan tidak gelisah.
  • Ventilasi yang baik (sebaiknya ventilasi silang), bukan berarti jendela-jendela harus dibuka.
  • Kamar yang tidak terlampau panas, temperatur (suhu udara) dalam kamar tidak lebih dari 68°F. Temperatur kamar yang baik antara 65° hingga 68°F. Hal ini juga tergantung dari temperatur luar (kering atau berangin).

2) Akibat-akibat rasa lelah

Perasaan lelah dapat memengaruhi terhadap keadaan fisik dan psikis seseorang, di antaranya sebagai berikut.
  1. Memengaruhi pusat saraf dengan ciri: cepat pusing, mudah tersinggung, bingung, gugup dan tidak tenang, berpikir lambat, dan kurang dapat menguasai diri.
  2. Kurang semangat, dan perhatian tidak dapat terpusat pada sesuatu pekerjaan.
  3. Rendahnya daya tahan tubuh menyebabkan mudah terserang penyakit infeksi.
  4. Pertimbangan kurang sempurna, sukar tidur, dan pusing.

3) Macam-macam kelelahan

Berikut ini adalah macam-macam kelelahan:
  • Lelah jasmani (karena bekerja keras).
  • Lelah rohani (banyak belajar tanpa istirahat, berbagai macam persoalan yang susah dipecahkan).

B. Pola Hidup Sehat

Tujuan Pembelajaran Pada pembelajaran ini, Anda diharapkan mampu mempraktikkan pola hidup sehat.

Hal yang paling penting dalam meningkatkan usaha kesehatan pribadi adalah daya upaya setiap orang untuk memelihara dan membiasakan hidup sehat. Usaha-usaha dalam meningkatkan kesehatan tersebut antara lain sebagai berikut.

1. Memelihara Kebersihan Diri dan Lingkungan

Memelihara kebersihan merupakan salah satu membiasakan pola hidup sehat karena hal tersebut termasuk ke dalam unsur terpenting untuk membina diri, keluarga, dan lingkungan masyarakat. Setiap individu wajib menjaga kesehatan diri dan lingkungannya dengan sebaik-baiknya, agar terhindar dari berbagai jenis penyakit yang dapat menyerang kapan saja. Memelihara kebersihan diri dan lingkungan dapat dilakukan dengan berbagai cara berikut:
  • menjaga dan memelihara kesehatan badan;
  • menggosok gigi secara teratur dua kali sehari;
  • menjaga dan memelihara kebersihan lingkungan, baik lingkungan rumah ataupun lingkungan masyarakat secara teratur.

2. Membiasakan Diri Mengonsumsi Makanan yang Sehat dan Bergizi

Ikan, sayur daging dan susu
Makanan merupakan sumber tenaga yang paling utama bagi tubuh kita. Demi memenuhi kebutuhan tersebut ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memilih makanan untuk dikonsumsi, antara lain:
  1. Pilihlan makanan yang mengandung zat yang dibutuhkan dalam tubuh seperti karbohidrat, vitamin, mineral, dan protein. Zat-zat tersebut di antaranya terkandung pada beras, buah-buahan, telur, dan lain-lain.
  2. Demi terpenuhinya zat-zat yang dibutuhkan tubuh, hidangkanlah makanan empat sehat lima sempurna. Yaitu makanan pokok, sayursayuran, buah-buahan, lauk-pauk, dan susu.
  3. Pilihlah makanan yang bersih dan bebas dari bibit penyakit.
Dengan mengikuti pola makan yang sehat tadi maka kesehatan dan keseimbangan gizi dalam tubuh akan tetap terjaga. Makan makanan yang bergizi tersebut dapat membantu perkembangan sel-sel di dalam tubuh.

3. Olahraga Teratur

Selain makan makanan yang sehat dan menjaga kesehatan diri dan lingkungan, untuk menerapkan pola hidup sehat dibutuhkan pula olahraga yang teratur karena dengan olahraga teratur akan membantu proses metabolisme di dalam tubuh. Olahraga yang baik dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi fisik kita, tidak perlu olahraga yang berat olahraga ringan seperti berjalan kaki, lari pagi atau bersepeda santai sudah cukup membantu menjaga kebugaran tubuh kita.

4. Menjalani Hidup Teratur

Menjalani hidup teratur merupakan salah satu cara dalam menerapkan pola hidup sehat. Menjalani hidup teratur tersebut di antaranya dengan cara di bawah ini:
  • melakukan kegiatan atau aktivitas sehari-hari seperti makan, tidur, bekerja secara teratur;
  • menghindari obat-obatan terlarang, rokok dan minuman keras;
  • disela-sela kegiatan berikan waktu bagi diri Anda dan keluarga untuk berekreasi dan menikmati hiburan.

RANGKUMAN

Pertumbuhan jasmani dan kecerdasan seseorang dipengaruhi beberapa faktor, yaitu faktor keturunan, faktor pembawaan dan faktor dari luar. Pada masa adolesensia ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan yaitu perkembangan jasmani, perkembangan jiwa, emosi, sosial dan intelektual, kebutuhan, faktor-faktor yang memengaruhi, usaha-usaha yang perlu dikerjakan untuk memenuhi kebutuhan anak remaja.

Pemanfaatan waktu luang untuk kesehatan dapat dilakukan melalui gerak badan, rekreasi, istirahat, dan tidur. Usaha kesehatan pribadi adalah daya upaya setiap orang untuk memelihara dan mempertinggi derajat kesehatannya sendiri. Usaha-usaha tersebut antara lain: memelihara kebersihan, makanan yang sehat dan cara hidup yang teratur.

UJI KOMPETENSI

Pemahaman kamu pada materi menganalisis permasalahan cara perilaku budaya hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari dapat diasah lagi dengan mengerjakan soal budaya hidup sehat berikut ini.

A. Aspek Kognitif

Pilihlah jawaban yang paling tepat!
1. Perkembangan fisik manusia diperkirakan sampai usia ....
a. 17 tahun 
b. 20 tahun 
c. 25 tahun
d. 30 tahun
e. 45 tahun

2. Pertumbuhan dan perkembangan berjalan melalui proses ....
a. statis 
b. dinamis 
c. fleksibel
d. berkesinambungan
e. bertahap

3. Kekurangan protein atau zat putih telur pada waktu anak-anak dapat menyebabkan ....
a. patah tulang
b. pertumbuhan kecerdasan terhambat
c. autisme
d. kanker
e. polio

4. Masa remaja sering disebut masa ....
a. pubertas 
b. peralihan 
c. penyempurnaan
d. adolesensia
e. pancaroba

5. Keguncangan emosi ketika anak berada pada masa ....
a. anak-anak 
b. pubertas 
c. remaja
d. dewasa awal
e. dewasa akhir

6. Menciptakan kembali, atau mengembalikan sesuatu yang luar atau hilang disebut ....
a. olahraga 
b. rekreasi 
c. penjelajahan gunung
d. penjelajahan
e. belajar

7. Manfaat melakukan rekreasi bagi tubuh manusia adalah ....
a. mengisi waktu luang 
b. hiburan 
c. hura-hura
d. melupakan masalah
e. menyegarkan pikiran

8. Berikut ini akibat dari berolahraga, kecuali ....
a. otot-otot tubuh baik dan serasi serta ada kelenturan yang baik
b. pertumbuhan dan perkembangan bagian-bagian badan yang harmonis
c. memperbaiki sirkulasi darah (peredaran darah)
d. menurunkan nafsu makan
e. memperbaiki otot-otot usus

9. Tanda-tanda umum gangguan kesehatan adalah ....
a. tumbuh dengan baik
b. tangkas, gesit, gembira
c. mata bersih
d. nafsu makan baik
e. berhubungan sosial dengan baik

10. Lamanya tidur pada malam hari adalah ....
a. 5 jam 
b. 6 jam 
c. 7 jam
d. 8 jam
e. 9 jam

11. Berikut ini gejala-gejala kurang tidur, kecuali ....
a. kelopak mata sayu
b. kurang gairah bekerja
c. muka muram
d. badan lemah
e. nafsu makan meningkat

B. Aspek Psikomotor

Perhatikan dan lakukan perintah di bawah ini!
  1. Lakukan pengukuran perkembangan jasmani Anda!
  2. Lakukan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari Anda!
  3. Carilah dan kumpulkanlah makanan yang mengandung 4 sehat 5 sempurna. Setelah itu terangkanlah masing-masing fungsi dari makanan tersebut!
Demikian materi Menganalisis Permasalahan Cara Perilaku Budaya Hidup Sehat Dalam Kehidupan Sehari-hari yang bisa kami paparkan kepada anda. Semoga bermanfaat.
Bintan News
Bintan News Buku catatan digital seorang guru yang menuangkan pengetahuan kedalam tulisan. Semoga artikel tulisan saya bermanfaat bagi orang banyak. Mari menulis! Mari Membaca! Bintan News
close