Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Kode Kedipan MIL Toyota Avanza Daihatsu Xenia: Daftar Kode Kerusakan

Arti Kode Kedipan MIL Pada Toyota Avanza - Terdapat cara manual untuk mengetahui data trouble code (DTC) pada toyota avanza dan daihatsu xenia. Dibawah ini merupakan pembahasan kita daftar trouble code yang dapat diakses secara manual.

Cara manual ini adalah dengan memanfaatkan metode yang sudah disiapkan pada engine management system avanza dan xenia yakni kedipan lampu check engine pada dashboard.

Ada sebuah cerita, tentang kejadian ini. Kami punya seorang kenalan yang memiliki catatan data trouble code berbagai kendaraan yang dapat diakses secara manual. Trik untuk dapat melakukan itu harus rajin mencatat berbagai data trouble code mobil injeksi yang dapat dibaca dengan kedipan lampu check engine (MIL).

Membaca kedipan MIL pada dashboard kendaraan memang gampang-gampang susah. Karena itu mengatasi masalah mobil ketika lampu indikator kerusakan mesin (MIL) menyala bukan perkara mudah. Apalagi kalau masih awam dalam hal mendiagnosis sistem kerja mobil EFI (injeksi). Kalau ada masalah pada sistem EFI pada mobil lampu MIL (Mulfunction Indicator Lamp) akan berkedip.

Kode Kedipan MIL Toyota Avanza Daihatsu Xenia: Daftar Kode Kerusakan

Cek lampu indikator kerusakan / malfungsi (MIL) berperan sebagai lampu peringatan kepada pengemudi jika terjadi kesalahan dalam sistem mobil yang merapkan sistem EFI.
Daftar Kode Kerusakan / DTC / Kode Kedipan MIL Toyota Avanza Atau Daihatsu Xenia yang Wajib Pengemudi Ketahui
Letak Lampu MIL Dashboard Avanza

Dalam menyelesaikan masalah ini, ada indikator mesin cek yang akan menyala, Selain itu, Anda dapat menggunakan scanner tools untuk memindai kerusakan mesin, bila memiliki alatnya. Dengan menggunakan scan tools EFI, dengan dapat anda pahami sistem / area yang rusak secara akurat. Dengan begitu Anda bisa segera memastikan dan memperbaiki komponen yang rusak tersebut. Pada scanner akan ditampilkan kode kesalahan yang diistilahkan dengan DTC (Diagnostic Trouble Code) dan ada juga perintah untuk menghapus kesalahan tersebut.

Akan tetapi, bila Anda tidak mempunyai scanner tools atau dalam kondisi darurat, dapat juga anda menemukan kode kesalahan dengan pembacaan secara manual (dengan membaca pola berkedip indikator MIL). Dimana sharing artikel ini, kami akan membagikan kode kedipan indikator MIL, kode DTC (Diagnostic Trouble Code), trobleshootings, dan sirkuit / bagian yang rusak / putus.

Daftar Kode Kedipan MIL dan Kode DTC Toyota Avanza

Berikut ini Anda bisa lanjutkan untuk melihat daftar kode MIL dan DTC di bawah ini merupakan Kode MIL dan Kode DTC Toyota Avanza atau Daihatsu Xenia 


Kode DTC Kode MIL Trobleshooting Area Gangguan
P0105 31 Sirkuit Tekanan Absolute Manifold / Tekanan Barometric – Open atau short Circuit dalam Sensor tekanan absolute manifold
– Sensor tekanan absolut manifold
– ECM
P0110 43 Malfungsi Sirkuit Temperatur Udara Intake – Open atau short di sirkuit sensor temperatur udara intake
– Sensor temperatur udara masuk
– ECM
P0115 42 Sirkuit Temperatur Cairan Pendingin Mesin – Open atau short circuit dalam sensor temperatur cairan pendingin mesin
– Sensor temperatur cairan pendingin mesin
– ECM
P0120 41 Malfungsi Sirkuit Sensor Posisi Pedal Throttle / Switch “A” – Open atau short dalam sirkuit sensor posisi throttle – Sensor posisi throttle
– ECM
P0130 21 Sirkuit Sensor Oksisgen (Bank 1 sensor 1) – Open atau short dalam sirkuit sensor heated oxygen (sensor 1)
– Sensor heated oxygen (sensor 1)
– Heater sensor heated oxygen (sensor 1)
– ECM
P0135 23 Sirkuit Heater Sensor O2 (Bank 1 Sensor 1) – Open atau short dalam sirkuit heater dari sensor heated oxygen (sensor 1)
– Sensor heated oxygen (sensor 1)
– ECM
P0171 25 Sistem Terlalu Kurus (Malfungsi A/F Kurus, Bank 1) – Sistem induksi udara
– Injektor tersumbat
– Sensor tekanan absolut manifold
– Sensor temperatur cairan pendingin mesin
– Tekanan bahan bakar
– Kebocoran gas dari sistem exhaust
– Open atau short dalam sirkuit sensor heated oxygen (sensor 1)
– Sensor heated oxygen (sensor 1)
– Selang ventilasi
– ECM
P0172 26 Sistem Terlalu Gemuk (Malfungsi A/F Gemuk, Bank 1) – Injektor bocor
– Sensor tekanan absolut manifold
– Sensor temperatur cairan pendingin mesin
– Sistem pengapian
– Tekanan bahan bakar
– Kebocoran gas dari sistem exhaust
– Open atau short dalam sirkuit sensor heated oxygen sensor 1)
– Sensor heated oxygen (sensor 1)
– ECM
P0325 18 Sirkuit Sensor Knock 1 – Open atau short dalam sirkuit sensor knock
– Knock sensor (kendor atau under torqued)
– ECM
P0335 13 Malfungsi Sirkuit “A” Sensor Posisi Crankshaft – Open atau short dalam sirkuit sensor posisi crankshaft – Sensor posisi crankshaft
– Plat sensor posisi crankshaft No.1
– ECM
P0340 14 Sirkuit “A” Sensor Posisi Camshaft (Bank 1 atau Single Sensor) – Open atau short dalam sirkuit sensor posisi camshaft – Sensor posisi camshaft
– Camshaft (timing rotor)
– ECM
P0350 16 Sirkuit Primer / Sekunder “A” Koil Pengapian – Open atau short dalam sirkuit IG (1 sampai 4)
– Koil pengapian assembly No. 1 sampai No. 4
– ECM
P1530 44 Sistem Sinyal Sensor Temperatur Evaporator Air Conditioner – Open atau short dalam sirkuit thermistor cooler No. 1
– Thermistor cooler No.1
– ECM
P0500 52 Sensor Kecepatan Kendaraan – Open atau short dalam sirkuit sensor kecepatan
– Sirkuit speedometer (Meter kombinasi)
– ECM
P0443 76 Malfungsi pada Sirkuit Purge Control Valve istem Evaporative Emission Control – Open atau short pada sirkuit vacuum switching valve (EVAP).
– Vacuum switching valve (EVAP)
– ECM
P1346 75 Sensor VVT / range Sirkuit sensor Posisi Camshaft / Problem Performance (Bank 1) – Sistem mekanikal (rantai timing loncat, rantai telah memanjang)
– Timing katup
– ECM
P1656 74 Malfungsi pada Sikuit OCV (Bank 1) – Open atau short dalam sirkuit camshaft timing oil control valve
– Katup kontrol timing oli camshaft
– ECM
P1349 73 Malfungsi pada Sistem VVT (Bank 1) – Open atau short dalam sirkuit camshaft timing oil control valve
– Timing katup
– Katup kontrol timing oli camshaft
– Filter camshaft timing oil control valve
– Camshaft timing sprocket assembly
– ECM
P0505 71 Malfungsi pada Sistem Kontrol Idle – Open atau short dalam sirkuit katup Idle Speed Control (ISC)
– Katup ISC macet pada posisi terbuka atau tertutup
– ECM
P1510 54 Sirkuit Sinyal Starter – Open atau short dalam sirkuit sinyal starter
– Open atau short dalam sirkuit speedo meter
– ECM
P1520 51 Sirkuit Switch A/C Malfungsi – Open atau short dalam sirkuit sensor posisi throttle
– Sensor posisi throttle
– Short dalam sirkuit switch kontrol cooler (dengan heater)
– Switch kontrol cooler assembly (dengan heater) – Short dalam  cirkuit switch control temperatur A/C (tanpa heater)
– Switch kontrol temperatur A/C (menyatu dengan switch kontrol heater assembly) (tanpa heater)
– ECM
P1600 83 Malfungsi pada Sirkuit Sinyal Immobiliser – ECM
P1601 81 Malfungsi Sinyal Immobiliser – Sistem engine immobiliser
– ECU kunci transponder assembly (ECU Immobiliser )
– Open atau short dalam line komunikasi (wire-harness atau konektor)
– ECM

Sobat mungkin kurang mahir melihat data jika di buat dalam tabel. Tenang, Sob! Kami juga akan buatkan daftar kode kedipan MIL toyota avanza dan Xenia dalam bentuk list (daftar).

Kode Kedipan MIL 26 (Kode DTC P0172)

Ketika Lampu MIL berkedip dengan kode 26 atau kalau memakai scanner pada menu DTC analisi muncul kode P0172 sehingga hal ini menunjukkan adanya troubel/ Sistem Terlalu Gemuk (Malfungsi A/ F Gemuk, Bank 1), silahkan periksa komponen berikut:
  • Kebocoran gas dari sistem exhaust
  • Opened sirkuit (kabel putus/berkarat) atau shorted sirkuit (kabel konslet/ kabel terhubung langsung dengan massa) pada sirkuit sensor heated oxygen (sensor 1).
  • Sensor heated oxygen (sensor 1) rusak
  • ECU (Electronic Control Unit)/ECM (Electronic Control Modul) rusak.
  • Injektor bocor atau tersumbat (injektor netes/kecing)
  • Sensor tekanan absolut manifold bermasalah
  • Sensor temperatur cairan pendingin mesin bermasalah
  • Sistem pengapian bermasalah (koil pengapian atau busi mati)
  • Tekanan bahan bakar berlebih

Kode Kedipan MIL 42 (Kode DTC P0115)

Ketika Lampu MIL berkedip dengan kode 42 atau kalau memakai scanner pada menu DTC analisi muncul kode P0115 sehingga hal ini menunjukkan adanya troubel/ Malfungsi Sirkuit Temperatur Cairan Pendingin Mesin (WTS/ECT sensor), silahkan periksa komponen berikut:
  • ECU (Electronic Control Unit)/ECM (Electronic Control Modul) rusak.
  • Opened sirkuit atau shorted sirkuit pada WTS Sensor
  • WTS sensor rusak

Kode Kedipan MIL 18 (Kode DTC P0325)

Ketika Lampu MIL berkedip dengan kode 18 atau kalau memakai scanner pada menu DTC analisi muncul kode P0325 sehingga hal ini menunjukkan adanya troubel/ Malfunction Sirkuit Sensor Knock 1, terdapat kemungkinan kerusakan pada:
  • Knock sensor (kendor atau under torqued) atau sensor rusak
  • Opened sirkuit atau shorted sirkuit pada knock sensor
  • ECU (Electronic Control Unit)/ECM (Electronic Control Modul) rusak.

Kode Kedipan MIL 21 (Kode DTC P0130)

Ketika Lampu MIL berkedip dengan kode 21 atau kalau memakai scanner pada menu DTC analisi muncul kode P0130 sehingga hal ini menunjukkan adanya troubel/ Malfungsi Sirkuit Sensor Oksigen (Bank 1 Sensor 1) , dengan kemungkinan kerusakan:
  • Sensor heated oxygen (sensor 1) dalam kondisi rusak
  • ECU (Electronic Control Unit)/ECM (Electronic Control Modul) rusak.
  • Opened sirkuit atau shorted sirkuit pada sirkuit sensor heated oxygen (sensor 1)

 Kode Kedipan MIL 23 (Kode DTC P0135)

Ketika Lampu MIL berkedip dengan kode 23 atau kalau memakai scanner pada menu DTC analisi muncul kode P0135 sehingga hal ini menunjukkan adanya troubel/ Malfungsi Sirkuit pada heater Sensor Oksigen (Bank 1 Sensor 1), dengan kemungkinan kerusakan:
  • ECU (Electronic Control Unit)/ECM (Electronic Control Modul) rusak.
  • Opened sirkuit atau shorted sirkuit pada sirkuit heater pada sensor heated oxygen (sensor 1)
  • Heater pada Sensor heated oxygen (sensor 1) dalam kondisi rusak

Kode Kedipan MIL 16 (Kode DTC P0350)

Ketika Lampu MIL berkedip dengan kode 16 atau kalau memakai scanner pada menu DTC analisi muncul kode P0350 sehingga hal ini menunjukkan adanya troubel/ Malfungsi Sirkuit Primer/ Sekunder "A" Koil Pengapian, dengan kemungkinan kerusakan:
  • Koil pengapian assembly (Koil pengapian silinder 1 sampai 4) kondisi rusak
  • ECU (Electronic Control Unit)/ECM (Electronic Control Modul) rusak.
  • Opened sirkuit atau shorted sirkuit pada sirkuit IG  (Koil pengapian silinder 1 sampai 4)

Kode Kedipan MIL 14 (Kode DTC P0340)

Ketika Lampu MIL berkedip dengan kode 14 atau kalau memakai scanner pada menu DTC analisi muncul kode P0340 sehingga hal ini menunjukkan adanya troubel/ Malfungsi Sirkuit "A" Posisi Crankshaft Sensor Posisi Camshaft (Bank 1 atau Single Sensor), terdapat kemungkinan kerusakan pada:
  • Opened sirkuit (kabel putus/berkarat) atau shorted sirkuit (kabel konslet/ kabel terhubung langsung dengan massa) pada sirkuit sensor posisi camshaft/ sensor CMP.
  • Sensor posisi camshaft rusak
  • Camshaft atau timing rotor geser
  • ECU (Electronic Control Unit)/ECM (Electronic Control Modul) rusak.

8. Kode Kedipan MIL 25 (Kode DTC P0171)

Ketika Lampu MIL berkedip dengan kode 25 atau kalau memakai scanner pada menu DTC analisi muncul kode P0171 sehingga hal ini menunjukkan adanya troubel/ Sistem Terlalu Kurus (Malfungsi A/F Kurus, Bank 1), terdapat kemungkinan kerusakan pada:
  • Sistem induksi udara bocor
  • Injektor tersumbat atau kotor
  • Sensor tekanan absolut manifold bermasalah
  • Sensor temperatur cairan pendingin mesin bermaslah
  • Tekanan bahan bakar terlalu rendah
  • Kebocoran gas dari sistem exhaust
  • Opened sirkuit (kabel putus/berkarat) atau shorted sirkuit (kabel konslet/ kabel terhubung langsung dengan massa) pada sirkuit sensor heated oxygen (sensor 1).
  • Sensor heated oxygen (sensor 1) rusak
  • Selang Ventilasi bocor
  • ECU (Electronic Control Unit)/ECM (Electronic Control Modul) rusak.

Kode Kedipan MIL 43 (Kode DTC P0110)

Ketika Lampu MIL berkedip dengan kode 42 atau kalau memakai scanner pada menu DTC analisi muncul kode P0115 sehingga hal ini menunjukkan adanya troubel/ Malfungsi Sirkuit Temperatur udara intake (IAT sensor), terdapat kemungkinan kerusakan pada:
  • Opened sirkuit atau shorted sirkuit pada IAT Sensor
  • IAT sensor rusak
  • ECU (Electronic Control Unit)/ECM (Electronic Control Modul) rusak.

Kode Kedipan MIL 71 (Kode DTC P0505)

Ketika Lampu MIL berkedip dengan kode 71 atau kalau memakai scanner pada menu DTC analisi muncul kode P0505 sehingga hal ini menunjukkan adanya troubel/ Malfungsi Sirkuit Sistem Kontrol Idle (ISC Valve), terdapat kemungkinan kerusakan pada:
  • Opened sirkuit atau shorted sirkuit pada ISC Valve
  • ISC Valve macet pada posisi terbuka atau posisi tertutup
  • ISC Valve rusak
  • ECU (Electronic Control Unit)/ECM (Electronic Control Modul) rusak.

Kode Kedipan MIL 73 (Kode DTC P1349)

Ketika Lampu MIL berkedip dengan kode 73 atau kalau memakai scanner pada menu DTC analisi muncul kode P1349 sehingga hal ini menunjukkan adanya troubel/ Malfungsi pada Sistem VVT-i (Bank 1), terdapat kemungkinan kerusakan pada:
  • Opened sirkuit atau shorted sirkuit pada oil control valve (OCV)
  • OCV atau Oil Control Valve bermasalah
  • Timing katup bermasalah
  • Filter camshaft timing oil control valve mampet
  • Camshaft timing sprocket assembly bermasalah
  • ECU (Electronic Control Unit)/ECM (Electronic Control Modul) rusak.

Kode Kedipan MIL 74 (Kode DTC P1656)

Saat Lampu MIL berkedip dengan kode 74 atau kalau memakai scanner pada menu DTC analisi muncul kode P1656 sehingga hal ini menunjukkan adanya troubel/ Malfungsi pada Sikuit OCV (Bank 1), terdapat kemungkinan kerusakan pada:
  • Opened sirkuit atau shorted sirkuit pada oil control valve (OCV)
  • OCV atau Oil Control Valve bermasalah
  • ECU (Electronic Control Unit)/ECM (Electronic Control Modul) rusak.

Kode Kedipan MIL 75 (Kode DTC P1346)

Saat Lampu MIL berkedip dengan kode 75 atau kalau menggunakan scanner pada menu DTC analisi muncul kode P1346 sehingga hal ini menunjukkan adanya troubel/ Malfungsi pada Sensor VVT-i / Range Sirkuit sensor Posisi Camshaft / Problem Performance (Bank 1), terdapat kemungkinan kerusakan pada:
  • Sistem mekanikal (rantai timing loncat gigi, rantai telah memanjang)
  • Timing Katup bermasalah
  • ECU (Electronic Control Unit)/ECM (Electronic Control Modul) rusak.

Kode Kedipan MIL 31 (Kode DTC P0105)

Saat Lampu MIL berkedip dengan kode 31 atau kalau menggunakan scanner pada menu DTC analisi muncul kode P0105 sehingga hal ini menunjukkan adanya troubel/ Malfungsi pada Sirkuit Tekanan Absolute Manifold / Tekanan Barometric /MAP sensor, terdapat kemungkinan kerusakan pada:
  • Opened sirkuit atau shorted sirkuit pada sensor tekanan absolute manifold/ MAP Sensor
  • MAP Sensor bermasalah
  • ECU (Electronic Control Unit)/ECM (Electronic Control Modul) rusak.

Kode Kedipan MIL 41 (Kode DTC P0120)

Saat Lampu MIL berkedip dengan kode 41 atau kalau menggunakan scanner pada menu DTC analisi muncul kode P0120 sehingga hal ini menunjukkan adanya troubel/ Malfungsi pada Sirkuit posision throttle sensor /TPS sensor, terdapat kemungkinan kerusakan pada:
  • Opened sirkuit atau shorted sirkuit pada sensor posision throttle sensor /TPS sensor
  • TPS Sensor bermasalah
  • ECU (Electronic Control Unit)/ECM (Electronic Control Modul) rusak.

Kode Kedipan MIL 76 (Kode DTC P0443)

Saat Lampu MIL berkedip dengan kode 76 atau kalau menggunakan scanner pada menu DTC analisi muncul kode P0443 sehingga hal ini menunjukkan adanya troubel/ Malfungsi pada Sirkuit Purge Control Valve Sistem Evaporative Emission Control /VSV (Vacum Swicting Valve), terdapat kemungkinan kerusakan pada:
  • Opened sirkuit atau shorted sirkuit pada VSV atau EVAP system
  • VSV atau EVAP system rusak
  • ECU (Electronic Control Unit)/ECM (Electronic Control Modul) rusak.

Kode Kedipan MIL 13 (Kode DTC P0335)

Saat Lampu MIL berkedip dengan kode 13 atau kalau menggunakan scanner pada menu DTC analisi muncul kode P0335 sehingga hal ini menunjukkan adanya troubel/ Malfungsi Sirkuit "A" Posisi Crankshaft Sensor, silahkan periksa sensor berikut::
  • Sensor posisi crankshaft rusak
  • Plat sensor posisi crankshaft No.1
  • ECU (Electronic Control Unit)/ECM (Electronic Control Modul) rusak.
  • Opened sirkuit (kabel putus/berkarat) atau shorted sirkuit (kabel konslet/ kabel terhubung langsung dengan massa) pada sirkuit sensor posisi crankshaft/ sensor CKP.
Itulah pembahasan kali ini tentang kode kedipan MIL Toyota Avanza dan Xenia dimana produsen masih memberi akses untuk kita (pemilik) melihat kedipan MIL. Mudah-mudahan bisa berguna bagi pembaca semuanya.
Bintan News
Bintan News Buku catatan digital seorang guru yang menuangkan pengetahuan kedalam tulisan. Semoga artikel tulisan saya bermanfaat bagi orang banyak. Mari menulis! Mari Membaca! Bintan News

Post a Comment for "Kode Kedipan MIL Toyota Avanza Daihatsu Xenia: Daftar Kode Kerusakan"

close