Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Ciri Ciri Turbo Diesel Rusak: Penyebab dan Cara Mengatasi

Gejala Turbo Diesel Rusak - Walaupun mesin diesel pada model mobil apapun terkenal kuat, namun tetap saja ada bagian yang tidak bertahan selamanya karena termakan usia. Salah satunya yakni kerusakan yang dapat terjadi pada komponen atau bagian turbocharger mesin diesel.

Ciri Ciri Turbo Diesel Rusak: Penyebab dan Cara Mengatasi
Turbo Diesel Baru

Tujuan pemasangan ini salah satu cara untuk meningkatkan kinerja mesin diesel. Dengan begitu turbo bekerja untuk meningkatkan sistem intake dan output. Selain itu yang banyak digunakan adalah supercharger, yang memanfaatkan kompresor untuk membantu menyedot udara segar. Supercharger tersebut diubah menjadi turbocharger yang menggunakan gas buang untuk memutar turbin di inlet, memberikan hasil yang lebih baik terutama dalam hal performa mesin diesel udara.

Secara umum mobil diesel terdapat turbo pada mesinnya. Adapun hasil yang diharapkan dari dipasangnya turbo agar dapat meningkatkan tenaga yang dihasilkan pada mesin. Komponen turbo sendiri adalah perangkat yang kerjanya sendiri dengan cara sistem induksi paksa (forced induction system) yang akan menambah tenaga mesin dengan menggunakan gas buang yang berasal dari mesin.

Namun, dengan kenerja yang terus-menerus pada mesin akan menyebabkan turbo mesin diesel rusak. Penyebab turbo rusak dapat karena berbagai faktor. Dimana tiga (3) di antaranya adalah disebabkan oleh seal yang rusak, oli mesin yang terbakar berlebihan, dan kebersihan filter udara yang jarang diperhatikan.

Ciri Ciri Gejala Turbo Mesin Diesel Mengalami Kerusakan

Apabila turbo mesin diesel mengalami kerusakan, sudah tentu akan memunculkan gejala atau ciri-ciri. Agar memudahkan Anda mengenalinya, simak dan ketahui apa saja ciri-ciri turbo mesin diesel yang mengalami kerusakan di bawah ini.

1. Mesin Jadi Berisik

Turbo sebenarnya membuat mesin jadi lebih senyap dengan meredam suara udara yang masuk ke mesin. Sistem turbo yang gagal berfungsi akan mengakibatkan suara yang lebih keras dari biasanya dari mesin. Suara tersebut bisa jadi mirip dengan suara saat dokter mengebor gigi pasien atau bahkan seperti alunan sirene polisi.

Jika ada suara-suara demikian dari mesin, kemungkinan besar mobil Anda mengalami gejala turbo yang rusak. Untuk suara rengekan mesin ini, sebaiknya segera dicek dan diperbaiki oleh tenaga professional. Karena jika diabaikan, suara tersebut akan makin keras yang berarti kondisi mobil Anda semakin parah.

2. Lampu Indikator Mesin yang Menyala

Saat ini sudah banyak mobil diesel yang dilengkapi dengan teknologi canggih, salah satunya bila mesin turbo diesel mengalami masalah bisa dideteksi dari nyala lampu peringatan di meter-cluster. Namun, lampu indikator yang menyala itu hanya peringatan bagi pemilik mobil jika ada kerusakan dan harus segera diperbaiki, bukan pertanda mesin langsung mati.

3. Akselerasi Mesin Jadi Lambat

Ciri-ciri turbo mesin diesel rusak yang paling umum yaitu akselerasi dan tenaga yang jadi lambat. Salah satu penyebabnya karena kampas kopling habis dan filter udara pada mesin mobil kotor. Selain itu, ciri lainnya adalah sulitnya mempertahankan kecepatan tinggi. Hal tersebut terjadi karena mesin menanggung beban yang lebih besar dibanding yang semestinya.

4. Kerak pada Mesin

Oli mesin diesel mengandung detergen yang lebih banyak daripada oli mesin bensin serta dilengkapi dengan viskositas yang lebih kental. Nilai viskositas lebih kental membuat oli mesin diesel bertahan di suhu ruang bakar yang tinggi.

Sementara fungsi detergen berperan untuk membilas jelaga yang timbul agar tidak menjadi kerak pada komponen mesin. Jika ada kerak pada mesin diesel akan menghambat kinerja mesin, membuat proses pembakaran tidak berjalan optimal serta menjadikan konsumsi bahan bakar lebih banyak.

5. Knalpot Memunculkan Asap yang Terlalu Banyak

Coba perhatikan apakah pada mesin mobil turbo Anda terdapat asap berwarna abu-abu atau biru pekat yang berasal dari knalpot mobil saat pedal gas mulai diinjak?

Jika iya, bisa jadi itu merupakan ciri ciri turbo rusak. Asap bisa muncul karena disebabkan dari pembakaran oli yang masuk ke sistem turbo lewat retakan segel internal atau turbo housing yang mengalami kerusakan.

Jika muncul ciri turbo mesin diesel rusak seperti di atas, Anda sebaiknya segera membawanya ke bengkel. Bila dibiarkan saja, berisiko akan memperparah kerusakan. Sekarang Anda sudah tahu apa saja ciri ciri turbo rusak. Untuk mencegah kerusakan pada turbo mesin diesel, Anda sebaiknya rutin mengecek kondisi mesin. Selain itu, pastikan untuk selalu menggunakan bahan bakar berkualitas seperti Pertamina Dex.

Dalam hal ini, Anda mungkin memerlukan seorang profesional yang dapat membantu mendeteksi masalah mobil yang sebenarnya, misalnya bawa mobil Anda ke bengkel resmi yang memiliki alat lengkap untuk mendiaknosa masalah sistem turbo.

Apa Penyebab Turbo Rusak?

Setelah mengetahui tanda-tanda turbo mesin mulai bermasalah atau gagal berfungsi, ada baiknya kita juga mengetahui beberapa hal yang menyebabkan kerusakan pada sistem turbo mesin mobil, berikut daftarnya:

Ciri Ciri Turbo Diesel Rusak: Penyebab dan Cara Mengatasi
Bagan Cara kerja turbo charger Diesel

1. Oli Mesin habis

Sistem turbo merupakan komponen berputar yang juga memerlukan oli mesin. Dimana oli yang berfungsi melumasi bagian yang bergerak selain sebagai pelumas, oli juga akan melindungi komponen dari korosi serta menjaga komponen bergerak tetap dingin saat digunakan.

Jika kualitas oli yang rendah atau spesifikasi yang salah dapat mengakibatkan penumpukan kontaminan di dalam mesin. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan abrasif pada bagian dalam turbo. Pemeriksaan rutin dan penggantian filter oli akan berguna menghidari kerusakan turbo karena oli.

2. Ada Benda Asing / Tumpukan Kotoran

Fungsi filter udara sangatlah fital pada mobil dengan mesin turbo. Karena jika ada benda asing yang lolos dari saringan dan masuk ke sistem kompresor udara, seperti debu atau serpihan kotoran yang dalam waktu tertentu menjadi deposit, akan menimbulkan masalah pada sistem turbo.

Keberadaan benda asing di sistem kompresor akan mengurangi efisiensi turbo, karena beban putaran turbin jadi lebih berat dari seharusnya. Untuk mencegah masalah ini terjadi, filter udara pada mobil turbo harus mendapat perhatian ekstra, harus rutin dibersihkan dan diganti secara teratur. Dalam interval waktu tertentu, sistem baling-baling turbo juga harus diperiksa apakah ada kotoran.

3. Terapkan Seal yang Buruk

Seal merupakan bagian penting yang menghubungkan kompresor dan mesin. Bila seal retak, oli dapat merembes bocor ke sistem pembuangan. Seperti dijelaskan sebelumnya, oli yang masuk ke sistem gas buang turbo akan mengurangi efisiensi turbo secara signifikan.

4. Sudah capai Usia Pakai atau Keausan Normal

Komponen turbo merupakan komponen suku cadang mobil yang mempunyai usia pakai normal, layaknya suku cadang lainnya. Secara umum turbocharger dapat bertahan dalam jarak tempuh dari 100.000 hingga 150.000 mil (kira-kira 160.900 – 242.400 km).

Dimana kisaran nilai kilometer tersebut akan sangat bervariasi tergantung cara dan kebiasaan mengemudi. Bagian-bagian turbo juga bisa lebih cepat aus karena kualitas komponen turbo yang tidak sebaik kemampuan pabrikan mobil.

Dapatkah Mengemudi dengan Turbo yang Rusak?

Pertanyaan ini mungkin timbul, jika kita menghadapai masalah dengan turbo, namun belum punya waktu atau budget untuk memperbaiki mobil. Dalam waktu yang tidak lama, mobil mungkin masin bisa dikendarai tanpa sistem turbo, tapi Anda mungkin harus menghadapi beberapa masalah seperti tenaga mobil yang loyo dan suara mesin yang merengek bising.

Saran kami, secepatnya bawa mobil Anda ke bengkel terpercaya jika mengalami masalah dengan turbo. Karena mesin adalah komponen terpenting pada mobil, sedangkan mobil dengan turbo biasanya didesain lebih kecil sehingga sangat tergantung pada sistem turbonya, mengingat bobot mobil besar yang tanpa turbo mestinya digerakkan mesin berkapasitas besar. Semakin lama perbaikan ditunda, semakin buruk dan mahal masalah lain yang mungkin terjadi, sebagai efek domino.

Apa yang Dilakukan bila Mesin Turbo Mobil Rusak?

Apabila anda telah menemukan penyebab terjadinya masalah pada sistem turbo mobil, lebih baik hentikan penggunaan sampai dipastikan oleh teknisi professional, bahwa mobil masih dapat digunakan atau wajib segera diperbaiki.

Adapun tentang biaya perbaikan turbo, hal ini tergantung seberapa parah masalah yang dialami, apakah cukup mengganti komponen tertentu atau wajib mengganti keseluruhan sistem turbo. Dimana merk dan model kendaraan juga menjadi penentu seberapa biaya perbaikan suku cadang turbo. Ada hal lain selain biaya membeli suku cadang, juga terdapat biaya jasa bongkar pasang oleh teknisi yang harus dipertimbangkan.

Buatlah penawaran maupun perkiraan biaya secara keseluruhan sebelum memasukkan mobil anda untuk perbaikan turbo. Sebab hal ini merupakan perbaikan yang cukup mahal. Jangan sampai biaya yang terjadi melebihi uang Anda yang tersedia.

Kesimpulan

Beberapa hal yang perlu menjadi catatan bagi pengguna mobil dengan turbo adalah sebagai berikut:
  1. Apabila kurang memahami sistem turbo, jangan coba-coba mengutak-atik sendiri hanya berbekal tutorial dari YouTube. Sebaiknya percayakan mobil Anda pada ahlinya di bengkel resmi, atau mekanik yang memang memiliki kepercayaan pelanggan yang baik.
  2. Terdapat gejala penting dari masalah pada turbo adalah tenaga yang loyo, kebisingan mesin, dan asap berlebihan pada kenalpot.
  3. Satu perawatan turbo yang harus dijaga ketat yakni penggantian oli mesin dan kinerja filter udara.
Sampai disini dulu pembahasan segala sesuatu yang perlu diketahui dari perawatan mesin dengan turbo, terkait tanda-tanda masalah, penyebab dan tips perbaikannya. Mudah-mudahan informasi ini bermamfaat bagi Sobat pemilik mobil dengan teknologi turbo.
Bintan News
Bintan News Buku catatan digital seorang guru yang menuangkan pengetahuan kedalam tulisan. Semoga artikel tulisan saya bermanfaat bagi orang banyak. Mari menulis! Mari Membaca! Bintan News

Post a Comment for "Ciri Ciri Turbo Diesel Rusak: Penyebab dan Cara Mengatasi"

close