Peralatan Kerja Bangku, Pengertian, Jenis-jenis Pekerjaan

Pekerajaan kerja bangku merupakan salah satu kegiatan yang cukup penting dan banyak dilakukan dalam dunia industri manufaktur. Sebelum memahami mengenai kegiatan kerja bangku pada proses produksi, tentu terdapat hal-hal yang dilatar belakangi hal-hal tersebut. Satu diantara hal yang melatarbelakangi yaitu perkembangan industri di Indonesia.

Disamping itu, ada hal lain yang menjadi perhatian utama dalam dunia manufaktur. Adapun hal tersebut yakni tentang kesehatan dan keselamatan kerja. Disini nyawa manusia merupakan hal yang tak ternilai harganya, maka dari itu, sudah menjadi kewajiban kita baik sebagai pekerja maupun pemberi kerja untuk teredukasi dan mengedukasi mengenai manajemen kesehatan dan keselamatan kerja. Dalam topik kali ini, penerapan K3 yang baik juga harus diterapkan pada proses kerja bangku. Salah satu contoh penerapan K3 pada proses kerja bangku adalah kewajiban penggunaan alat pelindung diri pada saat pengerjaan.

Pengertian Kerja Bangku

Kerja bangku adalah proses pengerjaan benda kerja yang dilakukan dengan menggunakan tenaga manusia. Agar dapat menciptakan sumber daya manusia yang terampil dalam melakukan kerja bangku, membutuhkan adanya pendidikan dan latihan rutin. Pada disiplin ilmu manufaktur, kompetensi kerja bangku diberikan di awal pembelajaran.

Sementara Ambiyar dalam bukunya menyebutkan bahwa "Kerja bangku adalah proses pengerjaan yang dilakukan dengan tenaga manusia. Untuk dapat menciptakan sumber daya manusia yang terampil dalam melakukan kerja bangku, perlu adanya pendidikan dan latihan rutin. Pada disiplin ilmu manufaktur kompetensi kerja bangku diberikan di awal pembelajaran".

Jenis-jenis Pekerjaan Kerja Bangku

Kerja bangku meliputi pekerjaan yang bisa atau dapat dilakukan diatas meja, seperti:
  1. Mengikir
  2. Mengetap
  3. Menggeerinda
  4. Melukis
  5. Menandai
  6. Menggergaji
  7. Menekuk
  8. Mengebor
  9. Pekerjaan merakit serta finishing.
Ada berbagai macam pekerjaan yang tergolong dalam kompetensi kerja bangku. Masing-masing pekerjaan tersebut memiliki tujuan tersendiri. Sebagai contoh anda ingin memotong baja, maka anda harus menggergajinya. Proses penggergajian bertujuan untuk memotong benda padat. Contoh lain adalah proses tapping yang bertujuan untuk membuat ulir dalam. Berikut ini merupakan beberapa jenis pekerjaan yang tergolong dalam kerja bangku:

a. Mengikir

Mengikir adalah kegiatan menyayat benda kerja sehingga benda tersebut mencapai bentuk dan ukuran yang diinginkan. Sayatan-sayatan pada pekerjaan ini sangatlah lembut. Untuk mengurangi dimensi baja dengan cara dikikir, membutuhkan waktu yang cukup lama. Jenis pengerjaan ini dilakukan dengan alat yang disebut sebagai kikir (dalam Bahasa Inggris, kikir adalah file).

b. Memahat

Memahat adalah kegiatan mengurangi volume atau menyayat suatu benda padat secara drastis. Proses pemahatan dilakukan dengan alat yang disebut sebagai pahat (chisel). Selain untuk menyayat, pemahatan juga digunakan untuk memotong benda padat (misalnya untuk memotong baut berkarat yang susah dilepas).

c. Menggergaji

Menggergaji adalah kegiatan memotong benda padat. Penggergajian dilakukan dengan perkakas yang disebut sebagai gergaji (saw). Pada material kayu, penggergajian dilakukan dengan handsaw. Sedangkan pada material logam, penggergajian dilakukan dengan hacksaw.

d. Menggambar

Menggambar adalah kegiatan memberi tanda atau menggores suatu bentuk pada benda kerja. Kegiatan ini selalu dilakukan sebelum anda memotong suatu benda. Alat yang dapat digunakan untuk menggambar antara lain: penggores, penitik, mistar, pensil, kapur, dll.

e. Membuat Ulir

Pembuatan ulir dengan perkakas tangan manual dapat dilakukan dengan alat yang disebut tap dan die. Tap digunakan untuk membuat ulir dalam, sedangkan die (snei) digunakan untuk membuat ulir luar. Proses pembuatan ulir dengan tap disebut tapping. Proses pembuatan ulir dengan die disebut threading.

f. Menyambung

Penyambungan bisa dilakukan dengan baut, keling, dan sambungan lipat (pada logam lembaran).

g. Menekuk

Pada jenis pekerjaan kerja bangku menekuk kita memerlukan alat press agar diperoleh hasil yang presisi. Pekerjaan menekuk biasanya diperlukan ketika produk yang ingin dibuat memiliki bentuk-bentuk yang tidak biasa/lurus.

h. Mengebor

Mengebor dalam kerja bangku yaitu membuat lubang. Apa bila anda ingin merivet dua bagian plat, ataupun melekatkan plat ke tiang, perkerjaan membor wajib lebih dahulu dikerjakan.

i. Pekerjaan merakit serta finishing.

Bagian paling akhir dari pekerjaan kerja bangku adalah merakit setiap bagian yang diproduksi menjadi satu bentuk utuh. Bagian finishing akan berhasil jika semua bagian-bagian / part dikerjakan secara presisi.

Kelebihan dan Kelemahan Kerja Bangku

Kelebihan Kerja Bangku, kerja bangku memiliki beberapa kelebihan yaitu:
  • Hemat energi.
  • Dapat dilakukan di mana saja tanpa harus memikirkan sumber listrik atau infrastruktur listrik.
  • Dapat menjangkau posisi-posisi yang sulit.
  • Biaya pengerjaan murah.
  • Lebih ramah lingkungan.
Kelemahan Kerja Bangku, kerja bangku memiliki beberapa kelemahan antara lain:
  • Waktu pengerjaan lambat.
  • Kurang produktif.
  • Butuh sumber daya manusia yang terampil untuk menghasilkan produk yang bagus.

Macam Macam Peralatan Kerja Bangku

Sebelum melakukan pekerjaan - pekerjaan tersebut penting untuk mengetahui dan memahami tentang alat ukur dan juga harus mengetahui tentang peralatan - peralatan tangan yang standar, itulah yang disebut kerja.

Pekerjaan kerja bangku meliputi berbagai jenis kontruksi geometris yang sesuai dengan perintah kerja. Kerja bangku tidak hanya menitik beratkan pada pencapaian hasil kerja, tetapi juga pada prosesnya. Dimana pada proses tersebut lebih menitik beratkan pada etos kerja yang meliputi ketekunan, disiplin, ketahanan, serta teknik sebagai dasar sebelum melanjutkan ke pengerjaan yang menggunakan mesin - mesin produksi.

1. Meja Perata

Meja Perata ini berfungsi untuk menguji kerataan permukaan. Selain itu meja datar di gunakan untuk meletakkan benda kerja serta alat - alat menggambar. Biasanya meja perata (surface table) terbuat dari besi tuang, keramik atau batu granit.

Alat ini dipergunakan sebagai landasan untuk memukul atau meratakan benda kerja yang bengkok. Harus diusahakan agar permukaan meja datar ini tidakrusak atau cacat, dan hasil lukisan atau pekerjaan yang dikerjakan tetap baik.
Peralatan Kerja Bangku, Pengertian, Jenis-jenis Pekerjaan
Meja perata

2. Ragum (Vice)

Ragum adalah suatu alat penjepit untuk menjepit benda kerja yang akan dikikir, dipahat,digergaji,di tap,di sney,dan lain lain. Dengan memutar tangkai (handle) ragum,Maka mulut ragum akan menjepit atau membuka /melepas benda kerja yang sedang dikerjakan. Bibir mulut ragum harus dijaga jangan sampai rusak akibat terpahat, terkikir dan lain sebagainya.

Bibir mulut ragum harus dijaga jangan sampai rusak akibat terpahat, terkikir dan lain sebagainya. Memilih tinggi ragum yang sesuai cara memilih ragum yang sesuai dengan tinggi badan anda :
  • Berdiri tegak di ragum
  • Tempelkan kepalan tangan pada dagu
  • Sikut harus berada diatas mulut ragum dan apabila lengan kita ayunkan,sikut jangan sampai menyentuh bibir mulut ragum.
Peralatan Kerja Bangku, Pengertian, Jenis-jenis Pekerjaan
Ragum
3. Mesin Bor (Drilling)

Mesin bor digunakan untuk mengebor / membuat lubang pada benda kerja seperti plat aluminium, besi dan lain sebagaianya. Untuk mengebor biasanya digunakan alat bantu tangan untuk member tekanan bor.
Penting : Ketika mengebor diwajibkan menggunakan kacamata pelindung.
Peralatan Kerja Bangku, Pengertian, Jenis-jenis Pekerjaan
Mesin Bor (Drilling)

4. Snei (Thread Die)

Snei berfungsi untuk membuat ulir pada sepotong besi bulat atau untuk memperbaiki ulir pada baut yang sudah rusak.
Peralatan Kerja Bangku, Pengertian, Jenis-jenis Pekerjaan
Senai (Thread Die)
5. Tap (Thread Tap)

Tap berfungsi untuk memotong ulir agar cocok untuk baut pasangannya atau baut tanam. Alat ini dapat digunakan untuk memperbaiki ulir pada mur atau alat yang sama yang ulirnya tidak teratur (cross threaded).
Peralatan Kerja Bangku, Pengertian, Jenis-jenis Pekerjaan
Tap (Thread tap)
6. Handle Snai (Die Stock Handle)

Handle snei digunakan untuk menahan thread die dengan kuat agar operator (mekanik) dapat memberikan tekanan yang merata dan tuas tidak miring.
Peralatan Kerja Bangku, Pengertian, Jenis-jenis Pekerjaan
Handle Snei

7. Handel Tap (Tap Stoc Handle)

Handle tap berfungsi untuk menahan tap dengan kuat untuk memungkinkan mekanik memberikan tekanan yang kuat dan merata pada sistem tuas dan untuk memastikan bahwa sudut cut thread adalah 90° dengan komponen tersebut.

Peralatan Kerja Bangku, Pengertian, Jenis-jenis Pekerjaan
Handel Tap (Tap Stoc Handle)

8. Sikat Baja (Wire Brush)

Sikat baja biasa digunaka untuk menghilangkan karbon, bahan gasket yang lama dan kotoran atau karat dari permukaan permukaan logam.



Peralatan Kerja Bangku, Pengertian, Jenis-jenis Pekerjaan
Sikat Baja (Wire Brush)

9. Gergaji Besi (Hacksaw)

Gergaji besi digunakan untuk memotng bemacam - macam logam campuran (alloy) dan baja dengan kadar karbon rendah - yaitu logam lunak.

Peralatan Kerja Bangku, Pengertian, Jenis-jenis Pekerjaan
Gergaji Besi (Hacksaw)
10. Penitik (Centre Punch)

Peruncing biasanya digunakan dengan hammer untuk membuat titik / tanda pada sepotong baja sebelum menggunakan sebuah bor. Titik / tanda tersebut mencegah bor agar tidak menyimpang dari posisi lubang yang diinginkan.

Peralatan Kerja Bangku, Pengertian, Jenis-jenis Pekerjaan
Penitik Centre Punch
11. Penggores (Scriber)

Penggores adalah alat tangan yang digunakan dalam pengerjaan logam untuk menandai garis pada benda kerja, seperti kayu atau logam yang akan dipotong. Proses menggunakan penggores hanya untuk menandai titik untuk selanjutnya dikerjakan oleh mesin.

Hal ini digunakan untuk menggantipensil atau tinta garis, karena tanda sulit dilihat, mudah dihapus, dan tidak akurat dengan garis yang tipis dan semi permanen. Penggores (Scriber) terbuat dari baja cor yang telah mengeras yang diasah dengan sudut 30 derajat atau 40 derajat.

Peralatan Kerja Bangku, Pengertian, Jenis-jenis Pekerjaan
Penggores (Scriber)
12. Siku-Siku (Steel Square)

Siku-siku adalah sebuah alat ukur yang terdiri dari badan dan daun siku, dimana badan lebih tebal dan lebih berat jika dibanding dengan daunnya, hal ini berfungsi untuk ketepatan dan kemantapan pegangan sewaktu digunakan. Fungsi siku-siku hampir sama dengan busur derajat yaitu untuk:
  • Membuat garis sudut
  • Memeriksa kemiringan atau kesikuan bagian suatu benda
  • Memeriksa kerataan permukaan benda.
Peralatan Kerja Bangku, Pengertian, Jenis-jenis Pekerjaan
Siku-Siku (Steel Square)
13. Pahat (Cold Chisel)

Pahat digunakan untuk memotong : rivet head, baut, mur, lempengan logam yang ringan. Pahat ini bisa digunakan untuk berbagai macam pakaian dimana komponen - komponen yang dipasang terlalu kencang harus dilepaskan.

Peralatan Kerja Bangku, Pengertian, Jenis-jenis Pekerjaan
Pahat
14. Kikir Rata Dua Sisi (Flat Double Cut File)

Kikir rata dua sisi digunakan untuk meratakan bagian benda kerja setelah dipotong menggunakan gergaji besi atau gerinda dan juga pahat.

Peralatan Kerja Bangku, Pengertian, Jenis-jenis Pekerjaan
Kikir rata dua sisi (Flat Double Cut File)

15. Kikir Rata Tunggal (Single Cut Mill File)

Kikir rata tunggal digunakan untuk menyelesaikan permukaan pipih secara rapi.
Peralatan Kerja Bangku, Pengertian, Jenis-jenis Pekerjaan
Kikir rata tunggal (Single Cut Mill File)

16. Kikir Bulat (Round File)

Kikir bulat umumnya digunakan untuk memperbesar lubang - lubang atau permukaan file bercekung kecil.
Peralatan Kerja Bangku, Pengertian, Jenis-jenis Pekerjaan
Kikir Bulat (Round File)
18. Bolt Cutter

Bolt dan batang logam dapat dipotong dengan bolt cutter. Bolt cutter memiliki handle berukuran panjang dan gerakan double lever yang menghasilkan keuntungan mekanis yang tinggi sehingga memungkinkan bolt dapat dipotong.
Peralatan Kerja Bangku, Pengertian, Jenis-jenis Pekerjaan
Bolt cutter
19. Tube Cutter

Tube cutter digunakan untuk memotong pipa kecil misalnya pipa bahan bakar. Tool ini dipasang pada pipa yang akan dipotong sehingga pipa tertahan di antara cutting disc dan sepasang roller. Tool kemudian diputar di sekeliling pipa dan perlahan-lahan dikencangkan sampai disc memotong pipa.

Peralatan Kerja Bangku, Pengertian, Jenis-jenis Pekerjaan
Tube Cutter
20. Flaring Tool

Ujung dari pipa-pipa berdiameter kecil terkadang harus dimekarkan agar dapat membentuk seal terhadap ujung pipa lain yang disambungkan. Flaring tool memiliki lubang yang memungkinkan pipa dari berbagai ukuran dimasukkan di dalam tool tersebut.

Sebuah cone kemudian dimasukkan ke bagian ujung pipa sehingga memaksanya mengembang atau melebar. Lubang di dalam tool dibor sedemikian rupa (countersink) sehingga sesuai dengan bentuk cone.
Peralatan Kerja Bangku, Pengertian, Jenis-jenis Pekerjaan
Flaring tool
21. Belt Dan Wad Punch

Belt dan wad punch tersedia dalam satu set ataupun per unit. Belt dan wan punch digunakan untuk melubangi material seperti : Serat, Karet, Gabus dan sejenisnya. Gunakan selalu tool ini diatas kayu yang keras.
Peralatan Kerja Bangku, Pengertian, Jenis-jenis Pekerjaan
Belt Dan Wad Punch
22. Arbour Press

Arbour press memiliki tumpuan vertikal di sisi belakang. Pada bagian atas dipasangkan tuas lurus (tuas penekan) yang mempunyai rack gear. Press bar dipasang secara vertikal. Di dekat press bar terdapat peralatan adjustment. Ketika pengatur dioperasikan, press bar bergerak secara aksial ke atas dan ke bawah.
Peralatan Kerja Bangku, Pengertian, Jenis-jenis Pekerjaan
Arbour Press

Kebanyakan peralatan adjustment menggerakkan press bar dengan cepat dan yang lain menggerakkan tuas dengan lebih lambat tetapi lebih bertenaga. Di bagian bawah support vertical terdapat support horizontal. Support ini akan menahan material saat dikerjakan.

Arbour press terdiri dari berbagai ukuran. Arbour press dapat dipasang pada work bench atau lantai sesuai dengan ukurannya. Arbour press digunakan untuk mendorong satu part ke dalam atau keluar dari part kedua, misalnya untuk mendorong shaft keluar dari gear atau bearing.

Material yang akan dipasang atau dilepaskan dari shaft diletakkan di atas support horizontal. Shaft diletakkan sejajar dengan press bar. Support horizontal memiliki lubang yang sejajar secara vertikal dengan press bar. Lubang ini akan memberikan clearance antara shaft dan tumpuan horizontal.

Press bar diturunkan sampai menyentuh shaft. Ketika sudah sejajar, press bar akan mendorong shaft ke posisi yang diinginkan. Tenaga operator dilipatgandakan dengan keuntungan mekanis arbour press.

22. Jangka Sorong

Vernier caliver atau jangka sorong adalah alat ukur presisi,sehingga ia dapat digunakan untuk mengukur benda kerja yang secara presisi atau benda kerja dengan tingkat kepresisian 1/100 milimeter ketelitian dari alat ukur ini biasanya 5/100 milimeter.
Peralatan Kerja Bangku, Pengertian, Jenis-jenis Pekerjaan
Jangka Sorong
23. Jangka Kaki



Peralatan Kerja Bangku, Pengertian, Jenis-jenis Pekerjaan
Jangka Kaki

Jangka kaki memiliki bentuk lurus dengan ujung membengkok ke arah luar. Jangka kaki ini terbuat dari logam baja. Jangka kaki berfungsi untuk mengukur diameter dalam lubang dan lebar celah. Terdapat beberapa jenis jangka kaki diantaranya yaitu jangka kaki dengan skala ukuran, jangka kaki dengan engsel dan jangka kaki dengan baut dan penyetel.

Demikian pembahasan Peralatan Kerja Bangku, Pengertian, Jenis-jenis Pekerjaan bengkel kita kali ini. Semoga ilmu diatas bermanfaat buat pembaca budiman kami. Terimakasih by Efraim Sigalingging
LihatTutupKomentar