Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Fungsi Piston Ring Expander: Cara menggunakan dan Keselamatan Kerja

Piston Ring Expander dan Cara menggunakan - Sobat, apakah kamu sedang mengganti ring piston? Maupun pernah melihat seorang bengkel melepaskan ring dari piston? Kawan! Ini termasuk pekerjaan overhoul sistem utama engine. Jika terjadi demikian, kuat dugaan engine itu baru di corter (diboring).
Ring Ekspander


Cara menggunakan Piston Ring Expander

Bro! Apkah alat yang digunakan untuk melepaskan ring piston adalah ring pilier. Alat ini termasuk kedalam Special service tools (SST) pada pekerjaan bongkar pasang unit piston. Kalau ditanya, bisakah kamu melepas ring tanpa SST ring plier? Tentu saja bisa, akan tetapi sangat membahayakan ring (mengakibatkan ring patah).

Fungsi Ring Plier

Jelaskan fungsi dari piston ring expander/plier? Untuk adik-adik yang sedang belajar mata diklat Pekerjaan Dasar Teknik Otomotif (PDTO) pasti menemui materi ini. Ring piston memiliki bentuk bulat sempurna dengan salah satu sisinya terputus. Desain seperti ini dibuat untuk memudahkan dalam pemasangan ataupun pelepasan dari jalur piston.

Fungsi dari ring gap pada ring piston ini membuat ring bisa dilebarkan/dibesarkan diameternya. Saat melepaskannya dari dudukan, anda akan terbantu dengan adanya bagian tersebut. Tekniknya merenggang diameter ring yakni dengan membuka kedua ujung ring sampai batas yang kita butuhkan.

Baik, kita tuntaskan pertanyaan diatas, apakah fungsi dari ring ekspander? Sebenarnya, penjelasan diatas sudah menyinggung fungsi utama dari sebuah SST ring piston ekspander (kalau banyak, bisa-bisa jadi jualan pula). Supaya lebih jelas dan spesifik, saya akan sebutkan secara eksplisit.

Berikut fungsi dari ring plier/expander antara lain:
  1. merenggangkan diameter ring
  2. Melebarkan diameter ring piston
  3. Membuka ring dari piston
  4. Memasang ring piston

Keselamatan kerja menggunakan ring ekspander

Setiap melakukan pekerjaan, kita wajib menjalankan protokol keselamatan kerja. Mulai dari langkah sederhana hingga yang memerlukan kebijakan perusahaan pun akan berkontribusi melindungi produk (benda kerja) maupun mekanik itu sendiri.

Sama halnya, tidak ada pengecualian pada pekerjaan melepas dan memasang ring piston. Apabila bekerja dengan ceroboh akan membahayakan ring maupun anda yang memasang ring tersebut.

Berikut keselamatan kerja dalam menggunakan ring expander, antara lain:
  1. Gunakan kaca mata safety, ada kemungkinan ring meloncat.
  2. Jangan menekan ring terlalu lebar, bisa patah
  3. Pergunakan alat sesuai fungsinya
  4. Posisi alat harus sesuai, sisi memasang ring ekspander untuk memasang.
Potensi bahaya ketika melepas dan memasang ring piston yang paling merugikan adalah ring patah. Sebaiknya lakukan perenggangan/melebarkan ring secara perlahan-lahan. Sambil menyesuaikan lebar yang cukup untuk keluar masuk piston itu sendiri. Hal ini dikarenakan ring piston memiliki batas elastisitas.
Bagian-bagian ring ekspander

Bagian-bagian ring expander

Adapun bagian-bagian dari ring expander adalah sebagai berikut:
  1. Gagang
  2. Rahang
  3. Tempat ujung ring
  4. Penahan ring
  5. Jalur rahang
  6. Tuas penarik/pendorong rahang
  7. Pegas rahang

Cara Memakai Piston Ring Expander Melepas ring dari piston

Cara mengoperasikan alat ini sangat mirip dengan gunting, cukup menggunakan satu tangan. Pegang alat SST ini dengan posisi gagang satu pada induk jari, dan gagang lainnya pada ujung jari telunjuk, tengah, dan manis.

Posisi ring ekspander saat melepas ring

Berikut cara menggunakan piston ring ekspander, antara lain:

a. membuka/melepas ring dari piston

  1. Tekan ring dari sisi berlawanan dari bagian terputus agar kita dapat mencapainya
  2. Masukkan piston ring expander dengan arah penahan ring dibawah
  3. Posisikan tempat ujung ring piston agar masing-masing mendapat bagian terputus / ring gap.
  4. Setelah ring sudah duduk pada tempat ujung ring, mulailah merenggang ring dengan menekan gagangnya secara perlahan
  5. Setelah renggang ring cukup untuk melewati celah dan piston, mulai mengangkat ring keatas.
  6. Pastikan seluruh bagian ring duduk pada penahan ring psiton

b. Memasang ring ke piston

Posisi Ring expander saat memasang ring piston

Cara memasang ring psiton sangat mudah, apalagi menggunakan alat SST ini. Berikut langkah memasang ring piston, yaitu:
  1. Tempatkan ring pada SST piston ring expander
  2. Bagian penahan ring diatas, terbalik.
  3. Bagian terputus ring berapa di masing-masing tempat ujung ring piston
  4. Mulai merenggangkan ring secara perlahan, sampai lebarnya cukup untuk masuk psiton
  5. Masukkan ring piston pada jalurnya, ring oli, ring compressi.
  6. Setelah tepat pada dudukan celah piston, lepaskan SST
  7. Pastikan semua bagian ring berada dicelah piston

Kesimpulan

Adapun ilmu yang bisa kita petik dari praktek cara menggunakan piston ring ekspander ini adalah:
  1. Alat khusus SST ring Expander memudah melepas dan memasang ring piston
  2. Perhatikan posisi penahan ring, berbeda ketika memasang dan melepas ring piston
  3. Pengoperasian SST ini sangat mirip gunting ataupun tang
Itu dia fungsi, keselamatan kerja dan cara menggunakan piston ring expander yang bisa kami rangkum. Semoga adik-adik semakin terampil dalam belajar mekanik otomotif. Masa depan gemilang sedang menanti adik-adik yang giat berlatih. Maruli Hutabarat
Bintan News
Bintan News Buku catatan digital seorang guru yang menuangkan pengetahuan kedalam tulisan. Semoga artikel tulisan saya bermanfaat bagi orang banyak. Mari menulis! Mari Membaca! Bintan News
close