Cara Menggunakan Piston Ring Compressor: Fungsi dan Keselamatan Kerja

Fungsi dan cara menggunakan ring compressor - Teman-teman, menarik nih! Ring compressor adalah peralatan perawatan khusus atau biasa disebut special service tools (SST) ketika bekerja pada perbaikan engine. Di dalam sebuah engine terdapat piston yang dipasang ring compressi dan ring oli.
Cara Menggunakan Piston Ring Compressor
SST Piston Ring Compressor
Melakukan pembongkaran sebuah piston memang tidak sulit. Setelah melepaskan kepala silinder pada bagian atas dan melepaskan carter pada bagian bawah anda tinggal melepaskan baut piston. Bagian termudahnya adalah untuk melepaskan piston kita tidak memerlukan alat khusus, namun cukup menggunakan gagang martil yang terbuat dari kayu untuk mendorongnya keatas.

Sekarang anda diminta untuk memasang kembali piston, pada langkah ini kita memerlukan sebuah piston ring compressor. Ring kompressor kita gunakan untuk menekan ring piston agar rapat. Coba perhatikan! Apabila ring piston berada diluar diameter piston, tentu saja piston tidak bisa masuk kedalam silinder. Karena ring piston menghalangi dan membuat sangkut dan menyulitkan pemasangan piston kedalam silinder liner.

Fungsi Piston Ring Compressor

Sekarang timbul pertanyaan, apa kegunaan dari piston ring compressor? Sebelumnya sudah disinggung sedikit mengenai fungsi piston ring compressor. Sekedar menegaskan kembali, alat ini kita perlukan ketika bekerja membongkar engine atau biasa disebut pekerjaan overhoul.

Sebuah piston dilepaskan dari silinder liner pasti ada penyebabnya, kecuali sekedar belajar di ruang praktek. Biasanya mesin yang menghasilkan asap banyak di knalpot menandakan terdapat kerusakan pada dinding silinder/silinder liner tergores banyak. Karena kondisi ini, pemilik mobil wajib membongkar piston untuk dilakukan boring.


Disini kita perlu fungsi piston ring compressor saat proses boring telah selesai, lalu akan memasang kembali piston. Memasukkan piston dengan lembut dan halus kedalam lubang silinder wajib dilaksanakan. Agar ring piston tidak patah, dan pemasangan dapat dilaksanakan dengan cepat.

Adapun fungsi piston ring compressor adalah
  1. Menekan ring piston
  2. Membantu memasang piston dengan lancar
  3. Mencegah ring piston patah
Bagian-bagian Piston Ring Kompressor

Adapun bagian-bagian (nama) dari special service tools ini dapat kami sebutkan berikut ini, yakni:
  • Lembaran baja
  • Pemutar segi empat
  • Penahan rachet
  • Kunci rachet segi empat
  • Roda rachet

Keselamatan Kerja ketika menggunakan Piston ring Compressor

Ketika bekerja di bengkel khususnya engine ada potensi bahaya dilingkungan kerja yang senantiasa mengintai. Misalnya, blok silinder menjepit jari, terjatuh mengenai kaki, ataupun benda-benda berat yang bisa saja terjatuh menimpa kaki.

Begitu pula ketika anda bekerja menggunakan piston ring compressor, ada keselamatan yang harus diperhatikan saat menggunakan alat ini. Apakah penting untuk memperhatikannya? Guys! Tentu saja sangat penting memperhatikan K3 pada penggunaan ring kompressor.

Berikut keselamatan kerja saat menggunakan piston ring compressor, antara lain:
  • Menggunakan ring compressor sesuai fungsinya
  • Sebelum menggunakan, lumasi alat ini dengan oli
  • Tekan ring piston dengan sangat erat
  • Gunakan sarung tangan, hati-hati lembaran bajanya.

Cara menggunakan ring compressor memasang piston

a. Memasang Piston

Seperti alat SST lainnya, piston ring compressor juga memiliki prosedur menggunakannya. Langkah demi langkah yang tepat atau berurutan sangat penting dalam keberhasilan memasukkan piston kedalam lubang silider mnggunakan alat SST ini.
Cara memasang piston menggunakan ring compressor
Cara memasang piston menggunakan ring compressor
Adapun cara menggunakan piston ring compressor adalah sebagai berikut:
  1. Lumasi pelat baja ring kompressor dengan oli. Terlebih dahulu melumasi bagian dalam pelat baja akan bermanfaat ketika mendorong piston masuk kedalam silinder. Lapisan tipis oli pada pelat baja menghilangkan gaya gesek antara piston dan alat. Sebaiknya gunakan oli yang masih baru dan bersih.
  2. Lumasi juga piston dengan oli baru. Lapisan oli pada alat belum tentu bisa menyebar ke piston. Karena itu, lumasi juga piston dengan lapisan tipis oli yang bersih dan baru. Ketiga ring piston juga akan mudah bergerak ketika di kompress oleh alat.
  3. Masukkan piston ke tengah lembaran baja ring kompressor. Agar piston bisa dikompress, tempatkan pada tengah lapisan baja alat. Posisi pemasangan yang baik adalah harus menutupi ketiga ring piston. Perhatikan! Fokuskan pada ring yang akan di-compress, dengan begitu penekanan akan efektif, serta proses kerja akan lancar.
  4. Mulai menekan ring piston dengan memutar rachet ring kompressor. Setelah posisi piston dan alat sudah bagus, penguncian perlu dilakukan. Agar posisi keduanya terkunci dan tidak bergeser.
  5. Gunakan kunci L segi empat (4) pada pemutar segi empat. Key rachet segi empat sudah disediakan ketika membeli alat ini, mereka satu set. Putar searah jarum jam bagian pemutar segi empat untuk menekan ring piston.
  6. Tekan piston hingga benar-benar kencang. Ada hal yang perlu diperhatikan, bahwa menekan ring dengan sangat erat membuat ukuran semakin sesuai dengan silinder. Jadi, buatlah kompress keduanya seerat mungkin.
  7. Masukkan piston kedalam lubang silinder. Posisikan alat dan piston kedalan silinder dengan bagus. Khususnya pada bagian batang piston harus diarahkan dengan benar menuju poros engkol. Jangan! Bagian baut batang piston mengenai poros engkol akan membuatnya tergores, hindari hal ini terjadi.
  8. Pukul bagian atas kepala piston pakai gagang kayu martil. Dorongan tidak mungkin bisa kita lakukan dengan tenaga jari/tangan. Oleh karenanya kita memerlukan gagang kayu martil untuk membantu memberi dorongan piston masuk.
  9. Pertahankan posisi pelat baja dan permukaan blok silider tetap terhubung. Pelat baja dari alat dengan permukaan blok silinder perlu dipertahankan hubungan tetap rata. Mengapa? Karena ketika bagian ring sudah menuju kedalan silinder, akan mengembang. Jadi, bila terdapat celah antara pelat baja alat dan permukaan blok, ring akan mengembang dan keluar. Jika hal ini terjadi, proses akan gagal.
  10. Hingga piston masuk, batang torak tepat di poros engkol.
b. Melepaskan alat

Apabila anda bertanya, bagaimana cara melepaskan piston ring compressor? Sob! Anda tidak perlu repot-repot, karena begitu piston masuk, otomatis SST ini juga lepas dari piston.

Kesimpulan
  1. Keselamatan Kerja ketika menggunakan wajib diperhatikan
  2. Lakukan cara penggunaan piston ring compressor yang benar
  3. Fungsi piston ring compressor adalah menekan piston dan ringnya, bukan mainan.
  4. Apa fungsi piston ring compressor? Adalah membantu memasukkan piston kedalam silinder dengan mulus.
  5. Darma Simangunsong
LihatTutupKomentar