-->

Meningkatkan Keahlian Sosial Anak [Teaching Strategies]

Meningkatkan Keahlian Sosial Anak [Teaching Strategies]

Meningkatkan Keahlian Sosial Anak - Dalam setiap kelas yang Anda ajar, beberapa anak mungkin memiliki keahliaun atau keterampilan sosial yang lemah. Satu atau dua anak mungkin adalah anak yang ditolak atau dijauhi. Yang lainnya mungkin diabaikan. Apakah ada hal yang bisa Anda lakukan untuk membantu anak- anak itu untuk meningkatkan keahlian sosialnya?

Meningkatkan Keahlian Sosial Anak [Teaching Strategies]

Ingat bahwa meningkatkan keahlian sosial akan lebih mudah jika anak masih berusia 10 tahun atau di bawahnya (Malik & Furman, 1993). Di masa remaja, reputasi kawan sebaya menjadi lebih jelas dan kelompok klik dan teman sebaya menjadi lebih penting. Berikut ini beberapa strategi yang baik untuk meningkatkan keahlian sosial anak yaitu:

1. Bantu anak yang ditolak

Bantu anak yang ditolak untuk belajar mendengarkan kawan sebayanya dan "mendengar apa yang mereka katakan", bukan berusaha mendominasi kawannya. Dalam sebuah studi, remaja yang dijauhi secara sosial diajari arti pentingnya menunjukkan perilaku (seperti berempati, mendcngar dengan saksama, dan meningkatkan keahlian komunikasi) yang akan meningkatkan peluang mereka untuk diterima oleh orang lain (Murphy & Schneider, 1994). Intervensi ini bisa membantu anak yang ditolak untuk mengembangkan persahabatan yang lebih baik.

2. Bantu anak yang ditolak agar bisa menarik perhatian kawan sebayanya secara positif.

Mereka bisa melakukan ini dengan mengajukan pertanyaan, mendengar dengan perhatian dan hangat, dan mengatakan hal-hal tentang dirinya sendiri yang mungkin menarik perhatian teman sebayalya. Juga bantu anak yang ditolak untuk masuk ke kelompok secara lebih efektif.

3. Beri pengetahuan tentang cara meningkatkan keahlian sosial kepada anak

Anak yang berkemampuan sosial rendah, beri penengetahuan cara meningkatkan keahlian sosial. Dalam studi terhadap anak-anak kelas enam, pengetahuan tentang strategi yang benar dan keliru untuk menjalin persahabatan telah menghasilkan penerimaan kawan yang positıf (Wentzel & Erdley, 1993). Pengetahuan tentang strategi yang tepat antara lain pengetahuan:
  • Cara mengawali interaksi, seperti bertanya kepada seseorang tentang keg.atan favoritnya dan mengajak anak untuk melakukan kegiatan bersama-sama.
  • Bahwa adalah penting untuk bersikap baik, sopan, dan perhatian.
  • Bahwa adalah penting untuk menghormati orang lain dengan bersikap sopan dan mau mendengar apa yang mereka katakan.
  • Bahwa mau memberi dukungan sosial kepada teman bisa memperbaiki persahabatan, bahwa Anda perlu menunjukkan bahwa Anda perhatian, dan Anda sebaiknya mau menemani orang lain.
  • Pengetahuan tentang strategi yang keliru atau tidak tepat antara lain pengetahuan tentang.
  • Bahwa bersikap agresif, tidak hormat, tidak perhatian, menyinggung perasaan orang lain, gosip, menyebar rumor, mempermalukarn o1ang lain, atau mengejek orang lain, semuanya itu adalah tindakan yang bodoh dan tidak benar.
  • Jangan menampilkan diri secara negatif, egois, mementingkan diri sendiri, atau suka iri, serakah, atau uring-uringan setiap saat.
  • Tidak melakukan perilaku antisosial, seperti berkelahi, berteriak-teriak, mencuri, mengolok-olok, bohong, melanggar aturan sekolah, atau menggunakan narkoba.

4. Baca dan diskusikan buku tentang hubungan teman sebaya

Diskusikan buku tentang hubungan teman sebaya dengan murid dan lakukan permainan dan aktivitas pendukung. Masukkan kegiatan ini sebagai unit tematik dalam kurikulum Anda. Sediakan buku tentang hubungan teman sebaya dan persahabatan bagi anak yang lebih tua dan remaja.

Kata Kunci : Keahlian Sosial Anak

0 Response to "Meningkatkan Keahlian Sosial Anak [Teaching Strategies]"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel