3.8 Menerapkan cara penggunaan OMM (operation maintenance manual), service manual dan part book sesuai peruntukannya

BAB IV

Menggunakan OMM, Service Manual, dan Part Book


Menerapkan cara penggunaan OMM (operation maintenance manual), service manual dan part book sesuai peruntukannya
Pernahkah kamu membaca buku panduan servis atau service manual kendaraan bermotor? Apakah buku panduan servis atau service manual itu? Buku panduan servis atau service manual merupakan salah satu buku petunjuk untuk melakukan suatu pekerjaan (perawatan dan perbaikan) yang disusun secara sistematis dan runtut. Dalam bidang otomotif yang kompleks, urutan dan sistematika pekerjaan dituntut untuk selalu benar. Apabila sistematika pekerjaan tidak dipatuhi dapat menghabiskan waktu atau mengakibatkan kerusakan.

Selain service manual, masih ada dua jenis buku (atau lebih tepatnya dokumen) yang sering digunakan dalam bidang otomotif, yaitu OMM (operation maintenance manual) dan part book. Ketiga dokumen tersebut menjadi pedoman penting saat menangani kendaraan bermotor, seperti proses perawatan dan perbaikan. Karena pentingnya dokumen-dokumen tersebut, ada beberapa produsen yang membuat versi digitalnya dan mengintegrasikannya ke dalam head unit mobil. Hal ini bertujuan agar pengguna kendaraan dapat selalu mengakses dokumen tersebut. Selain itu, pengguna kendaraan juga tidak akan lupa mengenai jadwal perawatarn kendaraannya.

Mengingat pentingnya dokumen-dokumen tersebut, ketiganya akan kamu pelajari dalam bab ini. Meskipun ketiganya tidak terlalu sulit untuk dipahami, sebaiknya kamu tetap teliti dan berhati-hati saat membaca dan menggunakan ketiga dokumen itu. Kesalahan saat memahami informasi dalam dokumen tersebut, dapat menyebabkan kesalahan dan kecelakaan kerja. Agar kamu dapat memahami penggunaan OMM (operation maintenance manual), service.manual, dan part book, maka belajarlah dengan tekun dan disiplin. Perhatikan penjelasan dari gurumu dengan sungguh-sungguh. Bersyukurlah kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala limpahan rahmat-Nya sehingga kamu dapat mempelajari penggunaan OMM (operation maintenance manual), service manual, dan part book.

A. Fungsi OMM, Service Manual, dan Part Book

OMM (Operation Maintenance Manual), service manual, dan part book adalah panduan yang digunakan oleh mekanik dan orang-orang yang berkecimpung dalam bidang otomotif. Lalu apa saja fungsi spesifik dari ketiga buku tersebut? Untuk mengetahuinya, kerjakan Kegiatan 4.1 berikut bersama teman-temanmu!

Kegiatan 4.1
Judul Kegiatan :Menganalisis Fungsi OMM, Service Manual,dan Part Book
Jenis Kegiatan :Tugas Kelompok
Tujuan Kegiatan:
1) Peserta didik dapat menjelaskan fungsi OMM, service manual,dan part book dengan benar. (KD 3)
2) Peserta didik dapat mengomunikasikan fungsi OMM, service manual, dan part book dengan terampil. (KD 4)

Langkah-langkah kegiatan sebagai berikut.
1. Buatlah kelompok diskusi dengan anggota dua orang tiap kelompok!
2. Cari dan pelajarilah artikel yang berisi tentang fungsi OMM, service manual, dan part book!
3. Berdiskusilah dengan teman satu kelompokmu untuk menambah pemahamanmu tentang fungsi OMM, service manual, dan part book!
4. Analisislah fungsi OMM, service manual, dan part book!
5. Buat kesimpulan dari hasil analisismu dan tulis hasilnya dengan rapi!
6. Komunikasikan hasil analisismu di depan kelas!

Setelah mengerjakan Kegiatan 4.1, apakah kamu dapat menjelaskan fungsi dari tiap buku panduan tersebut? Apa saja perbedaan di antara ketiganya? Operation Maintenance Manual (OMM), service manual, dan part book merupakan petunjuk tertulis bagi mekanik sehingga kamu harus dapat membaca dan menggunakan ketiganya. Ketiga dokumen itu dapat berwujud buku, kertas, ebook, CD interaktif, atau perangkat lunak (software) yang harus dijalankan dengan komputer. Saat ini ketiga dokumen tersebut biasanya sudah berwujud digital karena untuk menghemat biaya cetak dan empat penyimpanan. Ketiga dokumen ini dibuat dan diterbitkan oleh pabrik pembuat kendaraan, meskipun ada juga yang dibuat oleh kalangan tertentu. Ketiga dokumen ini biasanya tidak dijual bebas di pasaran dan menjadi rahasia perusahaan sehingga jika disebarluaskan tanpa izin pabrikan dapat dikenakan sanksi pidana.
Menerapkan cara penggunaan OMM (operation maintenance manual), service manual dan part book sesuai peruntukannya
OMM merupakan dokumen yang berisi tata cara perawatan kendaraan, dari perawatan rutin sampai perawatan yang membutuhkan keahlian khusus. Dalam OMM termuat jadwal perawatan rutin, seperti tiap berapa kilometer penggantian oli dilakukan dan prosedurnya. Dalam dokumen ini hanya disajikan tata cara perawatan dan tidak mencakup tata cara perbaikan kendaraaan. Isi OMM dapat dipraktikkan dengan mudah oleh pemilik kendaraan karena hanya merupakan pekerjaan perawatan. OMM dapat diberikan ke pemilik kendaraan dalam bentuk "buku pedoman pemilik kendaraan" (owner manual) sebagai pedoman untuk melakukan perawatan.
Menerapkan cara penggunaan OMM (operation maintenance manual), service manual dan part book sesuai peruntukannya
Selain memuat jadwal dan tata cara perawatan rutin (berkala), dalam OMM juga memuat bagaimana cara menggunakan kendaraan dengan benar. Cara menggunakan ini meliputi pengenalan fitur-fitur yang ada pada kendaraan dan bagaimana cara mengoperasikannya. Misalnya, sebuah mobil memiliki fitur penyejuk ruangan (AC). Pada OMM biasanya akan dijelaskan mengenai bagaimana cara menghidupkan dan menyetel suhu penyejuk ruangan tersebut. OMM juga memuat hal-hal penting yang harus diperhatikan oleh pemilik kendaraan supaya kendaraan dapat digunakan dengan benar.
Menerapkan cara penggunaan OMM (operation maintenance manual), service manual dan part book sesuai peruntukannya
Service manual berfungsi sebagai pedoman saat melakukan perbaikan kendaraan, khususnya perbaikan berat dan membutuhkan keterampilan khusus (yang biasa dilakukan oleh mekanik). Mekanik wajib berpedoman pada service manual meskipun dia telah berpengalaman. Hal ini untuk mengantisipasi faktor lupa saat bekerja. Dokumen ini sangat bermanfaat saat perbaikan karena di dalamnya disajikan lengkap mengenai langkah-langkah pembongkaran, pemeriksaan, pengukuran, pemasangan kembali, dan diagnosis suatu permasalahan. Selain itu dalam service manual dilengkapi dengan ilustrasi/gambar komponen yang dijadikan topik pembahasan. Service manual juga dikenal dengan buku pedoman reparasi manual book, dan sebagainya.
Menerapkan cara penggunaan OMM (operation maintenance manual), service manual dan part book sesuai peruntukannya
Bila dibandingkan dengan OMM, cakupan isi service manual lebih lengkap. Pada beberapa service manual juga terdapat jadwal perawatan berkala dan prosedur pelaksanaannya. Di samping itu, service manual menyediakan semua informasi kendaraan secara lengkap. Informasi itu antara lain, spesifikasi kendaraan yang lengkap, ukuran penyetelan, gambar-gambar komponen, lokasi komponen, prosedur diagnosis kerusakan kendaraan, dan lain-lain. Lengkapnya informasi dalam service manual menjadikannya panduan yang paling baik untuk digunakan mekanik saat bekerja. Contoh isi dalam buku service manual dapat kamu lihat pada Gambar 4.4.

Part book bila diterjemahkan bebas berarti katalog suku cadang (spare part). Dokumen ini berisi daftar suku cadang yang terdapat pada sebuah kendaraan. Contoh, jika suatu kendaraan tersusun dari 10.457 suku cadang maka semuanya itu akan termuat di dalam part book. Part book ini sangat berguna saat kamu ingin membeli suku cadang pengganti. Mekanik dan penjual mungkin memiliki persepsi berbeda untuk satu jenis suku cadang, disinilah part book menjembatani keduanya sehingga mekanik tidak salah saat membeli suku cadang. Dalam part book terdapat nomor kode, nama, gambar, dan lokasi tiap suku cadang di kendaraan.
Kendaraan yang beredar di Indonesia sangat banyak jumlah dan tipenya. Mayoritas buatan luar negeri dan ada pula yang telah diproduksi di dalam negeri. Kendaraan yang diproduksi di dalam negeri umumnya telah menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar di OMM, service manual, dan part book sehingga kamu tidak akan mengalami kesulitan untuk memahami isinya. Tetapi terkadang ada kendaraan yang ketiga dokumennya dituliskan dengan Bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya (Jerman atau Jepang). Oleh karena itu, kamu sebagai calon mekanik sebaiknya juga menguasai bahasa asing karena dalam bidang otomotif akan ditemui istilah dan bahasa asing yang banyak, salah satunya di ketiga dokumen tersebut.

Pada dasarnya cara menggunakan dan memahami ketiga isi dokumen tersebut tidak sulit. Pada tiap Duku tersebut biasanya telah disediakan panduan bagaimana cara menggunakannya. Kamu cukup membacanya dengan teliti dan runtut sehingga kamu dapat mendapatkan informasi yang kamu cari.

LihatTutupKomentar