Alat Deteksi Kebohongan - Cara Kerja

Illustrasi mendeteksi kebohongan


Alat deteksi kebohongan disbut dengan istilah poligraf diciptakan untuk mendeteksi kebohongan sesorang yang sedang ditanyai. Poligraf pertama kali ditemukan oleh James Mckenzie pada 1902. Kemudian dikembangkan lagi pada 1921 oleh seorang petugas kepolisian.

Kursi yang desain khusus untuk kepentingan alat ini dibuat sangat nyaman. Dua buah sabuk akan digunakan untuk mengikat di dada anda, ujung jari akan dipasang alat logam, dan di lengan dipasang pengukur tensi darah. Beberapa alat lain melihat perubahan ukuran pupil dan aktivitas otak, menggunakan MRI.

Kemudian semua kabel dari alat yang dipasangkan ditubuh tadi akan dihubungkan ke laptop atau komputer. Komputer akan menerima signal dari setiap alat dan memproses sebagai data untuk menentukan kebohongan.

Sensor akan mengukur perubahan fisiologis yang terjadi pada tubuh, misalnya jumlah helaan napas, detak jantung, tekanan darah dan reaksi mendadak pada kulit. Saya kurang tahu, indikator seperti apa yang diterjemahkan komputer sehingga dapat menyimpulkan bahwa seseorang mengatakan kebohongan.

Semoga artikel Alat Deteksi Kebohongan dapat memberi manfaat kepada anda. Saran dan komentar silahkan isi dikolom tersedia.

LihatTutupKomentar