TDO KD 3.2 Mengklasifikasi Alat Pemadam Api Ringan (APAR)


A. Pengertian APAR
Pengertian  APAR (Alat Pemadam Api Ringan)  adalah  Alat pemadaman yang bisa dibawa / dijinjing dan gunakan / dioperasikan oleh satu orang dan berdiri sendiri, mempunyai berat antara 0,5kg sampai dengan 16 kg Apar merupakan alat pemadam api yang pemakaiannya dilakukan secara manual dan diarahkan dengan cara menyapu dari titik terluar menuju titik terdalam dimana api berada. Apar dikenal sebagai alat pemadam api portable yang mudah dibawa, cepat dan tepat di dalam penggunaan untuk awal kebakaran, selain itu karena bentuknya yang portable dan ringan sehingga mudah mendekati daerah kebakaran. Dikarenakan fungsinya untuk penanganan dini, peletakan APAR-pun harus ditempatkan di tempat-tempat tertentu dan mudah terlihat sehingga memudahkan didalam penggunaannya.

B. Fungsi APAR
1. Memadamkan api sebelum api membesar atau mencegah kebakaran
Dengan adanya pemadam kebakaran portable ini dapat membantu Anda saat ada api yang mengancam kediaman Anda. Sebagai persiapan atau mencegah kebakaran besar selama api masih bisa ditangani. Bencana kebakaran ataupun bencana lain tentu saja tidak Anda inginkan. Tidak ada salahnya menyiapkan alat untuk menanggulangi sementara bencana kebakaran di rumah Anda. Maka dari itu fungsi alat pemadam sangat dibutuhkan.

2. Penanganan pertama saat terjadi kebakaran
Bukan hanya dalam kecelakaan lalu lintas saja yang ada pertolongan pertama, dalam kasus kebakaran juga ada cara penanganan awal, atau pertolongan pertama. Bila tidak ada alat pemadam kebakaran portable sebenarnya Anda dapat memanfaatkan kain basar untuk menutupi sumber api, namun cara tersebut kurang praktis terlebih bila Anda panic saat melihat api. Fungsi alat pemadam kebakaran portable sangat membantu untuk penanganan pertama.

3. Mencegah api bertambah besar
Sumber api dapat dimatikan dengan segera dengan alat pemadam kebakaran portable sebelum api tersebut membesar. Bila tidak ada alat ini Anda akan kesulitan mencegah api menjalar dan menjadi besar, tentu saja hal ini tidak diinginkan oleh siapapun. Keberadaan alat pemadam portable ini membuat pemilik rumah jauh lebih tenang. Dengan padamnya api yang menjadi sumber kebakaran.

4. Dapat ditempatkan di mana saja
Berbeda dengan alarm pendeteksi kebakaran yang dipasang di banyak sudut bangunan. Alat pemadam kebakaran portable ini dapat Anda tempatkan di mana saja. Di tempat yang dapat Anda jangkau dengan mudah dan aman dari jangkauan anak-anak itu lebih baik. Bila terjadi kebakaran Anda dapat dengan segera meraih alat pemadam kebakaran portable dan membawanya ke sumber api, untuk mencegah kebakaran yang lebih besar. Fungsi alat pemadam kebakaran portable ini jadi lebih optimal, menggunakan alat dengan bijak dan menaruhnya di tempat aman.

5. Membuat akses jalan keluar saat terjadi kebakaran besar
Bila memang api sudah terlanjur menjalar dan menjadi kebakaran besar, setidaknya alat kebakaran portable ini dapat Anda manfaatkan untuk membuka akses jalan keluar. Masih ada cara yang dapat Anda lakukan bila suatu ketika Anda terjebak kebakaran di dalam bangunan gedung atau rumah. Tentu saja sebelumnya Anda tau di mana letak alat pemadam tersebut. Jangan panic, ambil alat pemadam dan semprot agar api mati sementara Anda lari menuju jalan keluar. Perhitungkan akses jalan yang akan Anda lalui. Bila memungkinkan maka manfaatkan fungsi alat pemadam kebakaran portable untuk keluar dari kebakaran besar. Perhitungkan penggunaan alat tersebut, jangan sampai Anda belum menemukan jalan keluar namun isi alat pemadam sudah habis.

C. Komponen APAR

Pada Alat Pemadam Api Ringan / Tabung APAR, terdapat bagian-bagian yang masing-masing bagian tersebut memiliki fungsinya nya masing-masing, berikut merupakan bagian-bagian APAR dan fungsinya:

1. TABUNG (TUBE/CYLINDER)
Tabung Spare Part Untuk Tabung Pemadam Api Ringan, Apar Tabung (Tube) yang baik dipakai terbuat dari bahan berkualitas tinggi baja paduan dan banyak diterapkan dalam kimia, metalurgi, mekanik. Sehingga tahan terhadap bahan kimia serta tahan terhadap tekanan yang terukur. Tabung berbentuk seamless yaitu tabung yang dibuat tanpa adanya las.

2. VALVE
Apar Spare part yang berfungsi untuk menutup dan membuka aliran media (Isi) yang berada di dalam tabung.

3. HANDLE
Spare part yang berfungsi sebagai pegangan untuk menekan serta membantu valve dalam melakukan fungsinya.

4. PRESSURE
Apar Spare part yang berfungsi untuk menunjukkan tekanan N2 dalam tabung.

5. HOSE
Apar Spare part yang berfungsi sebagai selang penghantar media.

6. NOZZLE
Apar Spare part yang berfungsi sebagai pegangan untuk mengarahkan media pada sumber api.

7. SABUK TABUNG
Apar Spare part yang berfungsi sebagai dudukan selang pada tabung.

8. PIN PENGAMAN
Apar Spare part yang berfungsi sebagai pengaman tabung.

9. BRACKET/ HANGER
Apar Spare part yang berfungsi sebagai gantungan APAR.

D. Klasifikasi APAR
Berdasarkan Bahan pemadam api yang digunakan, APAR (Alat Pemadam Api Ringan) dapat digolongkan menjadi beberapa Jenis. Diantaranya terdapat 4 jenis APAR yang paling umum digunakan, yaitu :

1. Alat Pemadam Api (APAR) Air / Water

 APAR Jenis Air (Water) adalah Jenis APAR yang disikan oleh Air dengan tekanan tinggi. APAR Jenis Air ini merupakan jenis APAR yang paling Ekonomis dan cocok untuk memadamkan api yang dikarenakan oleh bahan-bahan padat non-logam seperti Kertas, Kain, Karet, Plastik dan lain sebagainya (Kebakaran Kelas A). Tetapi akan sangat berbahaya jika dipergunakan pada kebakaran yang dikarenakan Instalasi Listrik yang bertegangan (Kebakaran Kelas C).

2. Alat Pemadam Api (APAR) Busa / Foam (AFFF)

APAR Jenis Busa ini adalah Jenis APAR yang terdiri dari bahan kimia yang dapat membentuk busa. Busa AFFF (Aqueous Film Forming Foam) yang disembur keluar akan menutupi bahan yang terbakar sehingga Oksigen tidak dapat masuk untuk proses kebakaran. APAR Jenis Busa AFFF ini efektif untuk memadamkan api yang ditimbulkan oleh bahan-bahan padat non-logam seperti Kertas, Kain, Karet dan lain sebagainya (Kebakaran Kelas A) serta kebakaran yang dikarenakan oleh bahan-bahan cair yang mudah terbakar seperti Minyak, Alkohol, Solvent dan lain sebagainya (Kebakaran Jenis B).

3. Alat Pemadam Api (APAR) Serbuk Kimia / Dry Chemical Powder

APAR Jenis Serbuk Kimia atau Dry Chemical Powder Fire Extinguisher terdiri dari serbuk kering kimia yang merupakan kombinasi dari Mono-amonium danammonium sulphate. Serbuk kering Kimia yang dikeluarkan akan menyelimuti bahan yang terbakar sehingga memisahkan Oksigen yang merupakan unsur penting terjadinya kebakaran. APAR Jenis Dry Chemical Powder ini merupakan Alat pemadam api yang serbaguna karena efektif untuk memadamkan kebakaran di hampir semua kelas kebakaran seperti Kelas A, B dan C.
APAR Jenis Dry Chemical Powder tidak disarankan untuk digunakan dalam Industri karena akan mengotori dan merusak peralatan produksi di sekitarnya. APAR Dry Chemical Powder umumnya digunakan pada mobil.

4. Alat Pemadam Api (APAR) Karbon Dioksida / Carbon Dioxide (CO2)

APAR Jenis Karbon Dioksida (CO2) adalah Jenis APAR yang menggunakan bahan Karbon Dioksida (Carbon Dioxide / CO2) sebagai bahan pemadamnya.  APAR Karbon Dioksida sangat cocok untuk Kebakaran Kelas B (bahan cair yang mudah terbakar) dan Kelas C (Instalasi Listrik yang bertegangan).

5. Fire Hose Reel

Fire Hose Reel adalah alat pemadam kebakaran yang berbentuk gulungan selang berdiameter kecil yang biasanya ditempel pada tembok, selang ini terhubung dengan jaringan fire hydrant atau pipa air bertekanan dari PDAM kota untuk alat dalam memadamkan api. Fire hose reel ditempatkan pada tempat-tempat strategis di perkantoran, sekolah, rumah sakit, hotel, pusat perbelanjaan, gudang, parkir, gedung bioskop dan tempat – tempat lain yang berpotensi akan terjadi kebakaran. Type kebakaran yang cocok untuk dipadamkan dengan fire hose reel adalah kelas A, yaitu kebakaran yang diakibatkan oleh benda – benda yang mudah terbakar seperti sampah, kain, kertas, serbuk kayu dan lainnya.

Ada banyak tipe dan ukuran fire hose reel yang bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan. Dengan panjang standart selang mencapai 36 meter, perangkat ini bisa memadamkan kebakaran di titik yang jauh. Pancaran air dari jaringan pipa yang terhubung ke fire hose reel paling tidak dapat memancarkan air minimal 0.33 liter air per detik. Control Nozzle pada ujung fire hose reel dapat memudahkan operator untuk mengarahkan pancaran ke titik api.

E. Cara Penggunaan APAR

Untuk mempermudah dalam mengingat proses ataupun cara penggunaan Alat Pemadam Api, kita dapat menggunakan singkatan T.A.T.A. yaitu :
  1. TARIK Pin Pengaman (Safety Pin) APAR
  2. ARAHKAN Nozzle atau pangkal selang ke sumber api (area kebakaran)
  3. TEKAN Pemicu untuk menyemprot
  4. AYUNKAN ke seluruh sumber api (area kebakaran)
Dalam bahasa Inggris, singkatan T.A.T.A ini disebut juga dengan P.A.S.S yaituPULL, AIM, SQUEEZE dan SWEEP.

  1. Pull: menarik safety pin dari tabung APAR
  2. Aim: mengarahkan ujung selang/nozzle ke sumber api
  3. Squeeze: menekan tuas APAR untuk mengeluarkan media APAR
  4. Sweep: menyemprotkan media dari kiri ke kanan (atau sebaliknya) untuk memadamkan sumber api
LihatTutupKomentar