-->

3.1 Memahami peralatan dan kelengkapan gambar teknik

A. Sejarah Gambar Teknik

Sebelum kita mengetahui lebih jauh tentang gambar teknik, alangkah baiknya kita mengenal terlebih dahulu apa itu gambar teknik. Gambar teknik adalah perpaduan antara gambar seni dan gambar sains yang dapat digunakan untuk menyelesaikan beberapa problem keteknikan. Jika kita runut sejarah dari gambar teknik maka kita akan tahu bahwa sebelum adanya gambar teknik, peradaban manusia sudah mengetahui gambar seni terlebih dulu. Itu dibuktikan dengan adanya bukti penemuan dari para ahli benda purbakala yaitu berupa gambar seni yang ada pada batu-batu dan dinding-dinding purbakala. Gambar seni yang ditemukan itu menunjukkan bahwa gambar seni merupakan sebuah alat yang digunakan untuk menyatakan buah pikiran, kehendak, perasaan dan juga peristiwa yang terjadi pada masa itu.

Gambar teknik pada awalnya dipraktikan oleh Leonardo Da Vinci pada abad 15 sampai abad 16, sehingga beliau dijuluki sebagai Bapak Gambar Teknik. Dan pada akhir abad 16, Gaspard Monge yang seorang ahli matematika dari Perancis menemukan sebuah sistem menggambar dengan menggunakan dua bidang proyeksi yang saling tegak lurus. Atau sistem ini bisa disebut dengan proyeksi siku-siku atau proyeksi ortogonal. Pada tahun itu proyeksi ini begitu terkenal dan sering digunakan untuk menggambar perancangan bangunan kapal maupun peralatan perang.

Lalu pada abad 18 banyak didirikannya sekolah teknik yang mengutamakan mata pelajaran gambar teknik didalam kurikulumnya. Hal itu terjadi karena pada masa itu James Watt seorang ilmuan dari inggris menemukan mesin uap, yang mengakibatkan terjadinya pergantian besar-besaran didalam proses produksi pada pabrik. Yang semula didalam proses produksi menggunakan tenaga manusia dan hewan, sekarang diganti menggunakan mesin uap. Karena pergantian besar-besaran yang terjadi itu, maka diperlukanlah sebuah bahasa komunikasi antara perencana dengan pelaksana yang dimana bahasa itu harus singkat dan jelas. Lalu mulailah menggunakan gambar kerja yang dapat dipahami oleh kedua belah pihak. Dari situlah mulai didirikannya sekolah teknik yang mengutamakan mata pelajaran gambar teknik.

Ada begitu banyak tokoh yang memberikan pengertian dari gambar teknik, berikut beberapa pengertian gambar teknik menurut beberapa tokoh :
1-       FH. Homan dan Ir. Sutomo Wongsocitro, gambar teknik adalah bahasa yang dipergunakan antara perancang dan pelaksana.
2-       James S.Rising dan Maurice W.Almfedt, engineering graphic is the combination of these arts and science of drawing applicable of the solution of engineering problems.
3-       Thomas E.French dan Charles I.Fierck, engineering drawing is the graphic language used into the industrial world by engineers and designers to express and record the ideas and information necessary for the building of machines and structures.
4-       Warren I. Luzadder, technical drawing is a graphic language that is used universally by engineers to describe the shape and size of structures and mechanism.

Jadi dapat disimpulkan bahwa gambar teknik harus dapat dimengerti antara perancang gambar dengan pelaksana gambar dalam bentuk yang singkat dan jelas, dan tidak meninggalkan aspek seni gambarnya (keindahan gambarnya). Demikianlah sejarah dan pengertian dari gambar teknik, semoga dapat menambah wawasan kita tentang gambar teknik.



B. Alat-Alat Menggambar
Dalam dasar menggambar teknik harus diketahui dahulu, peralatan gambar yang di gunakan, spesifikasi kertas gambar, tipe proyeksi, jenis2 goresan, serta harus paham akan simbol2 pada gambar teknik, agar paham terhadap gambar yang akan dibuat kelak. 

Mengetahui spesifikasi Kertas gambar

Berdasarkan Jenis kertasnya  dapat di bedakan menjadi :
       1. Kertas Padalarang
       2. Kertas Manila
       3. Kertas Kalkir
       4. Kertas HVS
       5. Kertas Strimin
       6. Kertas Roti
Ukuran suatu kertas dalam menggambar teknik sudah di tentukan oleh SI atau Standar Internasionalyaitu sebagai berikut :
Pembagian Ukuran Kertas Gambar ISO


A5 = 148cm x 210cm
A4 = 210cm x 297cm
A3 = 297cm x 410 cm
A2 = 410 cm x 594cm
A1 = 594cm x 841cm
A0 = 841cm x 1189cm


2. Peralatan Gambar yang digunakan
1) Pensil

     1.1  Macam Pensil
    Pensil yang digunakan untuk gambar teknik ada 2, yaitu pensil batang (kayu) dan pensil Mekanik

     a. Pensil batang
Pensil yang biasa digunakan untuk menggambar, pensil ini isi dan batang nya menyatu, bila isi pensil tumpul, harus diraut kembali, kekurangan pensil ini yaitu dari ukuran mata pensil nya   yang tidak menentu

     b. Pensil Mekanik
Pensil Mekanik

Sebagaimana kita tahu, pensil mekanik biasa digunakan untuk menggambar teknik karena biasanya sudah memiliki ukuran2 mata pensil yang sudah di standarkan seperti pensil mekanik dengan ukuran 0.3mm, 0.5mm, bahkan 1.0mm.

1.2 Ketebalan mata pensil
Kode Tingkat Kekerasan Pensil

                 Dalam menggambar teknik, ketebalan mata pensil juga harus diperhatikan, karena akan berpengaruh pada garis2 pada gambar yang akan dibuat kelak.

                 Dari tabel tersebut dapat disimpulkan bahwa  H itu adalah Harder atau kekerasan pensil, jadi, semakin besar nominal angka nya semakin keras pula isi pensil nya, demikian juga dengan B, yaitu black, semakin tinggi, semakin lunak pula pensil ter sebut, sehingga menghasilkan tingkat kehitaman yang lebih. lalu untuk spek menengah bisa anda gunakan F (Firm), HB (Half Black), B (Black).

2) Penggaris

a. Penggaris segitiga : sepasang segitiga terdiri dari segitiga siku sama kaki, dan sebuah segitiga siku-siku 600.
Penggaris Segitiga


b. Penggaris – T (teken hak) : sebuah penggaris – T terdiri dari sebuah kepala dan sebuah daun.Penggaris – T digunakan untuk menarik garis-garis horizontal dengan cara menekankan
Kalibrasi Penggaris Segitiga


kepala Teken hak pada tepi kiri dari meja gambar dan menggesernya ke atas atau ke bawah. (Khusus Penggunaan meja gambar)

c. Penggaris/mistar skala yaitu mistar untuk mengukur dengan  ukuran skala, misalnya skala 1 : 2, 1 : 3 dan seterusnya.

d. Penggaris Segitiga Presisi, penggaris ini lebih praktis dan gampang digunakan ketimbang menggunakan penggaris 2 segitiga, karena dengan penggaris segitiga presisi ini tanpa alat atau penggaris lain, sudah dapat menentukan garis dengan presisi, di dalam penggaris segitiga presisi ini sendiri juga dilengkapi dengan busur derajat ditengahnya.
Segitiga Sama Kaki



3) Jangka

Ukuran Jangka


a. Jangka dan kelengkapannya.

    Jangka adalah alat yang berfungsi untuk membuat lingkaran atau busur lingkaran baik dengan ujung pensil atau dengan tinta.

    Macam – macam jangka yang biasa digunakan untuk menggambar terdiri atas :

- Jangka besar dipergunakan untuk menggambar lingkaran dengan diameter 100 mm sampai 200 mm.

- Jangka sedang dipergunakan untuk menggambar lingkaran dengan diameter 50 mm sampai dengan 100 mm
- Jangka kecil (jangka pegas) dipergunakan untuk menggambar lingkaran dengan diameter 5 mm sampai dengan 50 mm 4) Jangka   orleon dipergunakan untuk membuat lingkaran yang tidak dapat dibuat oleh jangka kecil. Jangka orleon ini dapat dipergunakanmenggambar lingkaran dengan diameter 1 mm sampai dengan 5 mm.

   
4) Macam Macam Mal
Macam-Macam Mal

a. Mal huruf
Mal huruf dipergunakan untuk membuat huruf dengan perantaraan pensil mekanik/rapido. Mal huruf mempunyai ukuran 0,25; 0,35; 0,5; 0,7; 1,4; dan 2 mm (lihat gambar)


b. Mal Busur (mal kurva)
Mal busur

Mal busur (mal kurva) dipergunakan untuk membuat lengkungan-lengkungan yang teratur misalnya lengkungan parabola, hiperbola, epicicloida, hipocicloida dan semacamnya. Contoh penggunaannya perhatikan gambar … . Untuk garis yang memotong 1, 2, dan 3 mal ditempatkan pada posisi 1, sedangkan untuk titik-titik 4, 5 dan 6, mal digeser pada posisi 2 sehingga didapat lengkungannya.


c. Mal Elips
Mal Elips

Mal elips dipergunakan untuk membuat elips misalnya gambar–gambar silinder, cincin poros dan bentuk–bentuk elips kainnya.

d. Mal / Sablon dengan Bentuk lain
Mal sablon

Mal/sablon dengan bentuk lain yang khusus ini mempunyai bentuk bermacam–macam. Misalnya untuk simbol–simbol pengerjaan, tanda pengerjaan, anak panah, lingkaran, simbol–simbol dan konstruksi pipa, konstruksi listrik dan lain–lain. Salah satu contoh mal dengan bentuk lain adalah mal untuk tanda pengerjaan

5) Penghapus dan Pelindung Penghapus (Mal penghapus)
Penghapus dan pelindung saat menghapus

Penghapus dipergunakan untuk menghapus garis pensil yang tidak berguna agar tidak merusak kertas gambar dan tidak meninggalkan warna pada kertas gambar, gunakan lah penghapus putih yang halus.

Pelindung penghapus atau mal penghapus digunakan untuk menghilangkan garis yang berdekatan. Dengan alat ini garis–garis yang penting dapat terlindung dari penghapusan. Hanya garis, atau bagian garis yang salah yang akan terhapus.

0 Response to "3.1 Memahami peralatan dan kelengkapan gambar teknik"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel